Amartha Gandeng Mitra BPR Jaring Penyaluran Pinjaman ke Desa

Bisnis.com,25 Apr 2021, 23:02 WIB
Penulis: Aziz Rahardyan
CEO dan Founder PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) Andi Taufan Garuda Putra, memberikan paparan saat konferensi pers #Amartha8eyond di Jakarta, Selasa (22/5/2018).JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha mulai memanfaatkan lampu hijau dari otoritas yang memperbolehkan kerja sama Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan platform teknologi finansial peer-to-peer (fintech P2P) lending.

Founder dan CEO Amartha sekaligus Juru Bicara Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Andi Taufan Garuda Putra menjelaskan bahwa pihaknya sebelumnya telah menjajal kerja sama dengan dua BPR untuk mempermudah akses permodalan UMKM di pedesaan.

"Pengalaman kami, channelling dari BPR ternyata bagus, semuanya on time, dan supportive bagi semua pihak. Tapi karena waktu itu belum ada aturan resminya jadi tidak ada perpanjangan fasilitas," ujarnya dalam wawancara khusus kepada Bisnis, dikonfirmasi Minggu (25/4/2021).

Menurut Taufan, peluang kerja sama BPR dan platform fintech P2P merupakan cara kedua industri bisa saling melengkapi kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Pasalnya, literasi digital masih jadi barrier dan hambatan bagi fintech untuk segmen calon peminjam (borrower) di pedesaan. Padahal, fintech P2P mengandalkan pendekatan full digital.

"Oleh sebab itu, kerja sama ini bisa saling menutupi kekurangan masing-masing industri. Di mana BPR yang belum mengadaptasi teknologi, bisa memanfaatkan P2P untuk efisiensi akuisisi pengguna yang selama ini kebanyakan dilakukan secara tatap muka, serta analisis risiko yang juga mahal karena dilakukan secara manual," jelasnya.

BPR bisa menyumbangkan kelebihannya dari sisi kedekatan dengan masyarakat lokal dan punya basis nasabah loyal untuk diberikan literasi digital. Adapun, platform P2P bisa menyumbangkan digitalisasi transaksi yang fleksibel dan memungkinkan nasabah pedesaan mempelajari produk-produk keuangan yang lebih variatif.

Terbaru, Amartha mengumumkan kerja sama bersama Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pujon Jaya Makmur dalam fasilitas permodalan usaha senilai Rp3 miliar, untuk disalurkan kepada perempuan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di wilayah pedesaan Jawa Timur.

Aria Widyanto selaku Chief Risk and Sustainability Officer Amartha berharap kerja sama ini membuahkan harmonisasi antara dua sektor keuangan, yang dapat membuka dan memperluas akses masyarakat pada layanan keuangan digital.

"Hal tersebut didukung oleh keunggulan fintech pendanaan dalam pengembangan teknologi keuangan, yang kemudian diselaraskan dengan BPR yang memiliki kedekatan dan basis data nasabah lokal pada tingkat kecamatan dan kabupaten," jelasnya.

Amartha dan BPR Pujon Jaya Makmur telah menjajaki kerjasama sejak 2018. Dengan dimulainya kerja sama baru pada 2021, BPR Pujon Jaya Makmur menjadi BPR pertama yang bersinergi di tahun ini, sekaligus menjadi salah satu langkah strategis bagi kedua belah pihak untuk memperluas jangkauan dan pelayanan kepada masyarakat khususnya perempuan.

"Komitmen bersama ini akan menyalurkan permodalan usaha produktif kepada ribuan perempuan pelaku UMK di desa untuk mengembangkan ataupun memulai usaha, sekaligus menggerakan roda perekonomian di Malang, Jawa Timur. Secara prinsip Amartha membuka kolaborasi dengan BPR lainnya di seluruh Indonesia, guna mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," tambah Aria.

Adapun, Sulistiyowati selaku Direktur Utama BPR Pujon Jayamakmur ketika menghadiri penandatanganan kerja sama yang berlangsung secara virtual pada Rabu (21/4/2021), menjelaskan bahwa kolaborasi dengan fintech merupakan keniscayaan di tengah era digitalisasi.

"Hal ini mendorong kami untuk melakukan inovasi dalam pelayanan agar dapat menjangkau dan melayani kebutuhan masyarakat lebih luas, mudah dan cepat sehingga mendasari kami untuk bekerja sama dengan Fintech Amartha dalam penyaluran pendanaan kepada pelaku UMKM," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Mia Chitra Dinisari
Terkini