Digitalisasi Zakat: Baznas Gaet BNI Permudah Bayar Zakat

Bisnis.com,06 Mei 2021, 11:01 WIB
Penulis: Media Digital
Ketua Baznas Noor Ahmad (kiri) dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (kanan) menandatangani Nota Kesepahaman tentang penciptaan kanal digitalisasi pengelolaan zakat di Jakarta, Rabu (5/5). - Dok. BNI

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI untuk merespon arahan Presiden Joko Widodo terkait Gerakan Cinta Zakat. Baznas dan BNI bekerja sama menciptakan kanal digital pengelolaan zakat untuk mempermudah umat dan masyarakat dalam melakukan pembayaran dan digitalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Baznas dan BNI di Jakarta, Rabu (5/5), dan dihadiri oleh Ketua Baznas Noor Ahmad, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto, serta jajaran pimpinan dan direksi Baznas.“15 April 2021, Bapak Presi den telah meluncurkan program Gerakan Cinta Zakat dan memberikan arahan ke-pada kami, di saat pandemi seperti saat ini kami diminta berkolaborasi dengan berba-gai pihak untuk menciptakan digitalisasi pembayaran dan pengelolaan guna mem per-mudah masyarakat/muzaki saat melakukan pembayaran ZIS,” kata Noor Ahmad.

Dia mengatakan, pihaknya menggandeng BNI yang telah dikenal sebagai Bank BUMN pelopor digitalisasi program pemerintah dengan tujuan memberikan kemudahan ke-pa da masyarakat. Selain itu, ker ja sama antara Baznas dan BNI juga mencakup pro gram kampanye bersama Gerakan Cinta Zakat kepada karyawan, nasabah BNI, dan masyarakat umum melalui berbagai channel digital milik perseroan.Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto mengata-kan bahwa BNI siap membantu me wujudkan penggunaan tek no logi digital dalam peng-himpunan, pengelolaan, dan penyaluran ZIS.

Dengan begitu diharapkan dapat mendorong dan memu-dahkan masyarakat Indo nesia/muzaki melakukan pembayar-an ZIS, maupun transparansi da lam pengelolaan dan penya-luranya secara digital, se-kaligus seba gai perwujudan implementasi program Ge-rakan Cinta Zakat yang telah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo.

Berbagai solusi digitalisasi yang dikerjasamakan, antara lain penggunaan cash ma nagement dalam penge lolaan aliran dana masuk (cash in) maupun cash out atau penyaluran ZIS secara non-tunai.

“Kedepannya kami sedang mengembangkan integrasi sistem Baznas, BNI, dan Dirjen Pajak Kemenkeu, ya itu integrasi pembayaran donasi atau ZIS dengan sistem E-Filing melalui pencatatan secara elektronik seluruh pembayaran ZIS individu maupun korporasi dalam satu NPWZ [Nomor Pokok Wajib Zakat] berbasis virtual account,” ucapnya.Menurutnya, Integrasi pem bayaran tersebut dalam perio de tertentu dapat diguna kan oleh muzaki untuk melakukan pengurangan pen-dapatan kena pajak saat melakukan pembayaran pajak. “Kami ingin mendorong umat/muzaki melakukan pembayaran berbagai ZIS sebanyak-banyaknya dengan benefit pajak,” ujarnya.Untuk menjawab keinginan masyarakat, lanjut Sis Apik,

BNI juga mengembangkan solusi sistem donasi people to people yang telah di implementasi-kan dalam program Diaspora Peduli, di mana muzaki dapat memilih penerima manfaat sesuai dengan kebutuhan dan keinginan individu maupun kelompok.“Mudah-mudahan kerja sama yang digagas di tengah Ramadan dapat memberikan manfaat kepada umat dan masyarakat Indonesia, se-hingga memudahkan para muzaki membantu mustahik mengatasi berbagai dampak krisis akibat pandemi Covid-19 ini melalui Baznas,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Media Digital
Terkini