Catat! Ini Emiten Bank dengan Cum Dividen Pekan Depan

Bisnis.com,09 Mei 2021, 10:35 WIB
Penulis: Azizah Nur Alfi
Karyawan melintas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/5/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Berdasarkan pengumuman di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat dua emiten bank yang akan memasuki periode cum dividen pada pekan depan.

Kedua emiten tersebut yakni PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM).

Cum dividen merupakan tanggal terakhir bagi investor yang ingin membeli saham tertentu dan berhak untuk mendapatkan dividen perusahaan yang telah diumumkan.

BDMN menjadwalkan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 10 Mei 2021. Nilai dividen tunai untuk tahun buku 2020 yang akan dibagi sebesar Rp352,66 miliar atau Rp36,08 per saham. Selanjutnya, pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 3 Juni 2021.

Adapun BJTM menjadwalkan cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 11 Mei 2021. Total nilai dividen yang akan dibayarkan sebesar Rp733,51 miliar, atau setara Rp48,85 per saham. Selanjutnya, dividen akan dibayarkan pada 28 Mei 2021.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Danamon Yasushi Itagaki mengatakan kondisi perekonomian yang menantang pada 2020 mendorong perseroan untuk melakukan berbagai inisiatif operasional dalam rangka menjaga dan meningkatkan produktivitas serta kualitas layanan terhadap nasabah di masa pandemi.

“Langkah-langkah ini diharapkan akan memperkuat kinerja perseroan sehingga memiliki pondasi yang kokoh untuk mendukung pertumbuhan bisnis di masa mendatang,“ ujar Yasushi dalam keterangan resmi pada Jumat (30/4/2021)

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman mengatakan bahwa kinerja keuangan perseroan Tahun Buku 2020 menunjukkan performa positif dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year on year/YoY).

Berdasarkan kinerja Desember 2020, aset bankjatim tercatat Rp83,62 triliun atau tumbuh 8,94 persen, laba bersih tercatat Rp1,49 triliun atau tumbuh 8,13 persen (YoY).

Dana pihak ketiga (DPK) juga mencatatkan pertumbuhan 13,08 persen (YoY) yaitu sebesar Rp68,47 triliun.

Sementara itu, dari sisi pembiayaan bank milik Pemprov Jatim ini mampu mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif meskipun di tengah-tengah pandemi yaitu tumbuh 8,16 persen (YoY) atau sebesar Rp41,48 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini