Naik Signifikan, Transaksi Digital Banking BNI Tembus Rp138 Triliun

Bisnis.com,12 Mei 2021, 20:43 WIB
Penulis: Khadijah Shahnaz
Seorang nasabah tengah menggunakan beragam fasilitas yang kini semakin memudahkan transaksi di BNI, baik mesin pencetak rekening koran hingga mesin pembukaan rekening baru (Digital Customer Service) di Jakarta, Rabu (12 Mei 2021). /Dok. BNI

Bisnis.com, JAKARTA – Upaya pengembangan digital banking yang dilakukan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memberikan dampak positif pada peningkatan transaksi digital.

Corporate Secretary BNI Mucharom mengatakan transaksi digital BNI tercatat naik signifikan. Pada layanan BNI mobile banking hingga kuartal I/2021 jumlah penggunanya mencapai 8,56 juta, naik 58,4% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Adapun, nilai transaksi mencapai Rp138 triliun pada Maret 2021, naik 33,2% secara year on year (yoy) dari Rp103 triliun pada Maret 2020. Jumlah transaksi yang dilakukan melalui BNI mobile banking mencapai 95 juta, naik 50,4% (yoy) dari 63 juta transaksi.

Mucharom mengatakan tingginya animo pengguna BNI mobile banking didorong oleh fitur-fitur terbaru yang diluncurkan untuk melengkapi layanan di dalamnya.

Antara lain seperti biometric login, pembukaan rekening secara digital dengan fitur pengenalan wajah atau face recognition, peminjaman dana, pengelolaan tagihan kartu kredit, pengembangan e-wallet, hingga pengembangan QR payment.

“Berbagai inovasi fitur ini mendapatkan apresiasi dari penggunanya tercermin dari meningkatnya rating aplikasi BNI mobile banking pada Android Play Store dari 3,6 di Agustus 2020 menjadi 4,9 di Maret 2021,” ujarnya seperti disampaikan dalam keterangan tertulis, Rabu (12/5/2021).

Peningkatan juga terjadi pada platform digital transactional banking atau BNIDirect, yang menawarkan solusi terintegrasi untuk layanan payment management, collection management, liquidity management, value chain management, hingga open banking solution.

Hingga Maret 2021, jumlah nasabah cash management BNI mencapai lebih dari 72 ribu, meningkat 24% (yoy), dengan volume transaksi sebesar Rp968 triliun, naik 22,7% (yoy).

“Sebagai bank yang berorientasi bisnis internasional, BNI hadir dengan beberapa pengembangan, salah satunya global transaction banking yang memanfaatkan 6 kantor cabang luar negeri BNI sebagai tempat advisory, implementasi, dan complaint handling untuk cash management dari Indonesian related companies yang ada di negara-negara tersebut.”

Selain itu, BNI juga hadir dengan BNI trade online, yaitu pengembangan digital untuk proses trade finance yang telah terintegrasi dengan BNIDirect sebagai cash management BNI, di mana penyampaian permohonan transaksi trade dapat dilakukan secara online.

BNI juga memiliki platform digital lainnya guna mendukung transaksi online untuk nasabah, seperti Garansi Bank Online dan financial supply chain management sebagai platform digital untuk proses pada Garansi Bank dan supply chain financing.

Hal ini mempertegas inisiatif BNI untuk terus meningkatkan layanan digital tidak hanya kepada nasabah ritel, namun juga kepada nasabah korporasi dan UMKM yang jumlahnya mencapai 83,6% dari total kredit yang disalurkan. Investasi berkelanjutan di platform transactional banking akan terus menjadi prioritas, mengingat hampir separuh dari dana murah BNI berasal dari nasabah aktif pengguna BNI Direct.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Ropesta Sitorus
Terkini