Resmi! Bank Net Syariah Berganti Nama jadi Bank Aladin Syariah (BANK)

Bisnis.com,07 Jun 2021, 13:52 WIB
Penulis: Khadijah Shahnaz
Logo Bank Aladin/aladinbank.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk. resmi berganti nama menjadi PT Bank Aladin Syariah Tbk. (BANK).

Hal tersebut dipastikan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (7/6/2021). Disampaikan bahwa Bank Net Syariah resmi berubah menjadi Bank Aladin Syariah pada 3 Juni 2021.

Dasar perubahan nama tersebut antara lain berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk. pada 7 April 2021.

Lalu, berdasarkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0021937.AH.01.02 Tahun 2021 tanggal 12 April 2021 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk.

Kemudian berdasarkan surat salinan Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. KEP-42/PB.1/2021 Tanggal 3 Juni 2021 tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha atas Nama PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk. menjadi Izin Usaha atas Nama PT Bank Aladin Syariah Tbk.

Terakhir, berdasarkan Surat Direktur Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah No. S-124/PB.101/2021 tanggal 3 Juni 2021 terkait Permohonan Penetapan Penggunaan Izin Usaha Bank dengan Nama Baru.

"Tidak ada dampak atas kejadian dan informasi fakta material, sehingga kegiatan usaha dan operasional perseroan tetap berjalan dengan normal sebagaimana biasa," demikian pernyataan manajemen Bank Aladin Syariah.

Adapun sebelumnya, Bank Aladin telah menyelenggarakan RUPSLB pada Jumat (28/5/2021) pukul 14.00 WIB di Jakarta.

Dalam rapat tersebut membahas persetujuan untuk penambahan modal dengan cara menerbitkan saham baru dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue.

BANK berencana melakukan penambahan modal lewat rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham. Perolehan dana dari rights issue akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan.

"Saat ini perseroan berencana akan melakukan penambahan modal dengan menerbitkan saham baru dan saat ini perseroan sedang melakukan penjajakan dengan beberapa calon mitra strategis untuk mengembangkan bisnis perseroan," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi di BEI. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini