Bank Sinarmas (BSIM) Gelar RUPST 29 Juni, Ini Agenda yang Dibahas

Bisnis.com,07 Jun 2021, 17:20 WIB
Penulis: M. Richard
Nasabah bertransaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri Bank Sinarmas./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Sinarmas Tbk. (BSIM) akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada akhir semester pertama tahun ini.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (7/6/2021), perseroan akan mengadakan RUPST di Jakarta pada 29 Juni 2021 dengan 6 mata acara.

Agenda pertama yaitu persetujuan laporan tahunan direksi untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020.

Kedua, pengesahan perhitungan tahunan (neraca dan perhitungan rugi/laba) untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 serta memberikan pembebasan tanggung jawab kepada para anggota direksi dan dewan komisaris atas pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020.

Sebagai informasi, Bank Sinarmas membukukan laba bersih senilai Rp118,52 miliar pada akhir 2020.

Ketiga, rapat akan membahas penggunaan laba tahun buku 2020. Namun, perseroan belum secara jelas akan menggunakannya untuk pembagian dividen atau laba ditahan.

Keempat, penunjukkan kantor akuntan publik untuk melakukan pemeriksaan (audit) pembukuan tahun 2021. Lalu, kelima yaitu penetapan gaji para anggota direksi serta honorarium dewan komisaris dan dewan pengawas syariah tahun 2021.

Agenda keenam yaitu perseroan pun akan melaporkan realisasi penggunaan dana penerbitan saham sebelumnya PUT II.

Adapun, bank milik Grup Sinarmas itu membukukan pertumbuhan laba dua digit pada kuartal I/2021 sebesar Rp36,83 miliar. Laba tersebut tumbuh 13,01 persen secara year on year (yoy).

Pertumbuhan laba ditopang dari kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 5,03 persen yoy menjadi Rp543,11 miliar. Beban operasional selain bunga bersih juga berhasil ditekan 32 persen yoy menjadi Rp507,96 miliar.

Bank Sinarmas masih mencatat kredit yang diberikan turun 1,46 persen ytd menjadi Rp15,09 triliun. Demikian pula, pembiayaan syariah turun 18,68 persen ytd menjadi Rp4,57 triliun.

Sementara itu, dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), BSIM mencatatkan pertumbuhan 12,74 persen ytd menjadi Rp41,44 triliun.

Kenaikan DPK berasal dari giro yang tumbuh sebesar 52,22 persen ytd menjadi Rp14,08 triliun dan tabungan 2,79 persen ytd menjadi Rp10,68 triliun, sehingga rasio CASA juga meningkat dari 53,42 persen pada posisi 31 Desember 2020 menjadi 59,74 persen pada posisi 31 Maret 2021.

Sementara itu secara total aset, Bank Sinarmas memiliki total aset sebesar Rp47,93 triliun per 31 Maret 2021, naik 7,44 persen dari posisi 31 Desember 2020 sebesar Rp44,61 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini