LPS: Pertumbuhan Kredit Masih Akan Didominasi Bank Besar

Bisnis.com,10 Jun 2021, 11:19 WIB
Penulis: Azizah Nur Alfi
Karyawan beraktivitas di dekat logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Jakarta, Jumat (10/7/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan memperkirakan laju pertumbuhan kredit mampu membaik pada beberapa bulan mendatang dan masih akan didominasi bank-bank besar, khususnya bank BUMN.

Dalam publikasi Indikator Likuiditas 17 Mei 2021, LPS menyampaikan penyaluran kredit perbankan pada periode Maret 2021 masih mengalami kontraksi sebesar 3,77% secara year on year (yoy). Penurunan pertumbuhan kredit ini telah terjadi dalam enam bulan berturut-turut.

Sementara itu dana pihak ketiga (DPK) masih tumbuh positif sehingga mendorong LDR perbankan kembali turun ke level 80,78% yang mengindikasikan bahwa likuiditas perbankan saat ini masih cukup longgar. Longgarnya likuiditas perbankan tersebut mendorong penurunan suku bunga simpanan ke level yang lebih rendah.

Dalam outlook-nya, LPS menyebutkan laju pertumbuhan kredit diharapkan mampu membaik pada beberapa bulan mendatang sejalan membaiknya beberapa indikator kinerja produksi dan konsumsi domestik yang selanjutnya diharapkan akan mendorong permintaan kredit baru. Meski demikian, perbankan diperkirakan akan tetap berhati-hati dan selektif untuk menjaga kualitas debiturnya dalam memberikan kredit baru.

"Ruang pertumbuhan kredit masih akan didominasi bank besar khususnya di bank-bank BUMN yang cenderung memiliki likuiditas lebih longgar," tulis LPS dalam publikasinya, dikutip Kamis (10/4/2021).

Lebih lanjut, LPS memproyeksikan pertumbuhan DPK dan kredit akan membaik bertahap sejalan dengan membaiknya kegiatan perekonomian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Ropesta Sitorus
Terkini