Sektor Transportasi Masih Berat, PT SMI Ikut Bantu BUMN Survive

Bisnis.com,07 Jul 2021, 12:38 WIB
Penulis: Aziz Rahardyan
Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI) Edwin Syahruzad (layar kanan atas), Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi dan Investasi Transportasi Prof. Wihana Kirana Jaya (layar kanan bawah), Chief Economist PT SMI I Kadek Dian Sutrisna (layar kiri bawah), dan Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Maria Y. Benyamin (layar kiri atas) memberikan pemaparan dalam webinar Mid Year Economic Outlook 2021 di Jakarta, Rabu (7/7/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan pembiayaan infrastruktur pelat merah PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) fokus ikut mendukung BUMN di sektor transportasi bisa survive selama masa pandemi Covid-19.

Direktur Utama PT SMI Edwin Syahruzad mengungkapkan pandemi membawa sektor transportasi menjadi yang paling terpukul, menilik bisnis mereka berhubungan erat dengan mobilitas masyarakat, tak terkecuali untuk badan usaha yang berada dalam portofolio SMI.

"Accounting lost tentunya akan mempengaruhi survivability dari para player. Tentunya penanganannya bukan pada pemberian kredit baru, tapi lebih ke arah bagaimana SMI terlibat dalam restrukturisasi dan revitalisasi untuk mempertahankan survivability dari para BUMN di sektor ini," jelasnya dalam diskusi virtual Bisnis Indonesia Mid Year Economic Outlook 2021: 'Prospek Ekonomi Indonesia Pasca-Stimulus & Vaksinasi', Rabu (7/7/2021).

Edwin menilai dari segmen jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. selaku BUMN yang masuk dalam portofolio SMI tampak paling cepat dalam hal recovery di era pandemi, bahkan terbilang menjanjikan.

"Ini karena jalan tol menjadi alternatif mobilitas dari pergerakan manusia di tengah pandemi ini. Sehingga, dia recovery berjalan cukup baik dibandingkan dengan segmen lainnya," ungkapnya.

Adapun, segmen penerbangan dan kereta api terbilang berat dan belum bisa recovery dalam waktu dekat. Oleh sebab itu, SMI tengah ikut membantu BUMN terkait segmen ini agar ketika momentum bangkit di masa depan datang, mereka telah siap.

"Maka dalam koridor kita sebagai special mission vehicle pemerintah, SMI juga terlibat dalam penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional [PEN] untuk BUMN, di mana dua di antaranya bergerak di sektor transportasi," tambahnya.

Sekadar informasi, terkait hal ini, PT SMI telah menyalurkan dana PEN kepada BUMN berupa penerusan Investasi Pemerintah senilai Rp15 triliun untuk tiga BUMN, yaitu PT Kereta Api Indonesia (Persero) senilai Rp3,5 triliun, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. senilai Rp3 triliun, dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. senilai Rp8,5 triliun.

Ke depan, SMI akan terus berperan dalam meningkatkan tingkat survive para badan usaha milik pemerintah lewat blended finance, KPBU, dan via platform SDG Indonesia One.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Ropesta Sitorus
Terkini