Harga BABP Dibanting Lagi, Ini Broker Paling Banyak Transaksi Saham Bank MNC

Bisnis.com,19 Agt 2021, 13:30 WIB
Penulis: Ropesta Sitorus
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (24/6/2021). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Bank MNC Internasional Tbk. kembali melanjutkan tren penurunan dalam sepekan terakhir hingga menyentuh level auto reject bawah (ARB).

Hingga akhir perdagangan sesi I, Kamis (19/8/2021), investor kembali melakukan aksi jual yang membuat harga saham emiten dengan kode BABP tersebut tersungkur 6,97% ke level Rp374.

Saham MNC Bank tercatat koreksi beruntun sejak tanggal 9 Agustus lalu di mana harganya terbanting hingga menyentuh ARB atau turun 6,56% ke level Rp570. Dalam sepekan terakhir, harga sahamnya sudah anjlok 30,09%.

Berdasarkan data RTI, bank mini yang sedang bertransformasi menjadi bank digital tersebut menjadi sasaran aksi jual para investor lewat sejumlah broker.

Hingga sesi perdagangan I hari ini, JP Morgan dengan kode broker BK tercatat menjadi top seller atau yang paling banyak mengobral saham milik Hary Tanoe tersebut dengan net sell volume sekitar 32,8 juta saham.

Selain itu, top net seller berikutnya yakni Ajaib Sekuritas Asia dengan kode XC dan diikuti oleh PT Semesta Indovest Sekuritas yang memiliki kode MG.

Sedikit berbeda, JP Morgan sama sekali tidak melalukan aktivitas buy untuk saham BABP hingga sesi I hari ini. Adapun, dua broker lainnya masih melakukan aktivitas buy.

Broker dengan volume transaksi pembelian dan penjualan untuk saham BABP hingga sesi I perdagangan hari ini yakni PT Semesta Indovest Sekuritas yang memiliki kode MG diikuti dengan Mirae Asset Sekuritas Indonesia dengan kode YP.

Saham BBAP dibuka di level harga Rp378, turun dibandingkan harga penutupan pada hari sebelumnya yang ada di level Rp402. Sepanjang sesi I, saham BABP diperdagangan sebanyak 20.110 kali di level harga Rp374-Rp390 dengan total volume 452,99 juta saham dan nilai Rp170,29 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Ropesta Sitorus
Terkini