BNI (BBNI) Gandeng BukuWarung Dorong Transaksi QRIS UMKM

Bisnis.com,11 Sep 2021, 09:27 WIB
Penulis: Mutiara Nabila & M. Richard
Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati (tengah), CEO Buku Warung Abhinay Peddisetty (kedua kanan) dan David Tannoto (kanan), Deputy Director Division Head of Payment System Innovation Bank Indonesia Ricky Satria (kedua kiri), dan Senior Executive Vice President Bisnis Digital BNI Rian Eriana Kaslan (kiri) menunjukkan Mock-up QR Code Buku Warung pasca penandatangan MoU (Nota Kesepahaman) Kemitraan Digital di Jakarta, Jumat (10/9/2021)/Perusahaan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) terus berupaya meningkatkan digalisasi nasabah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui adopsi pembayaran berbasis Quick Response Indonesian Standar (QRIS).

Teranyar, perseroan menjalin kerja sama dengan BukuWarung guna memperluas basis nasabah sekaligus mempermudah upaya peningkatan literasi keuangan digital.

Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati menjelaskan, selama ini pandemi Covid-19 memberikan ruang bagi seluruh pelaku ekonomi untuk terus beradaptasi dengan kebiasaan baru, termasuk UMKM dan sektor perbankan dalam berinovasi terutama meningkatkan inklusi keuangan pada ekosistem digital. 

Pada ekosistem digital, BNI terus berinovasi dalam menyediakan layanan e-channel atau digital yang semakin mudah, nyaman, dan aman.

Peningkatan inklusi keuangan digital bagi UMKM terlihat dari perubahan proses bisnisnya, sistem penjualan tidak lagi bergantung pada channel fisik namun sudah beralih secara daring baik melalui e-commerce, market place, dan social media. 

Kemudian, pengelolaan keuangan UMKM juga telah banyak menggunakan aplikasi yang sangat mudah didapatkan melalui media smartphone (playstore maupun Appstore). 

Deputy Director Division Head of Payment System Innovation Bank Indonesia Ricky Satria menyampaikan kolaborasi fintech dan bank semakin bertambah pesat di masa pandemi. 

"BNI termasuk founding father dalam penemuan QRIS. Ke depannya kita akan kembangkan fitur-fitur QRIS agar lebih nyaman dalam bertransaksi," ujar Ricky.

QRIS, merupakan standarisasi pembayaran berbasis QR Code guna mendukung cashless payment yang aman, mudah dan nyaman bagi masyarakat dengan meminimalkan risiko pembayaran menggunakan uang tunai. 

Selain itu, penggunaan QRIS juga diharapkan dapat mendorong inklusi keuangan dan membentuk credit profile UMKM untuk selanjutnya diberikan solusi pembiayaan seperti KUR dan produk perbankan lainnya. 

BNI melakukan inovasi kerja sama dengan aplikasi pembukuan UMKM yaitu BukuWarung yang merupakan aplikasi yang dibuat dengan tujuan untuk memudahkan pemilik usaha mencatat pembukuan usahanya. 

“Kami bersinergi untuk memberikan value added serta solusi digital bagi merchant UMKM Buku Warung dengan meluncurkan solusi pembayaran berbasis QRIS, virtual cccount serta solusi keuangan digital lainnya,” ujar Adi Sulistyowati yang akrab disapa Susi melalui keterangan pers, dikutip Sabtu (11/9/2021).

Susi melanjutkan, pada kerja sama kali ini, BNI mendorong transaksi digital pada masyarakat dengan memanfaatkan kekuatan Perusahaan. Pertama, melalui optimalisasi value chain nasabah korporasi seperti distributor lokal, UMKM binaan, maupun retribusi pegawai.

Kedua, pemanfaatan QRIS dan Virtual Account (VA) sebagai alternatif pembayaran online untuk merchant social-commerce. Ketiga, mengoptimalkan kerja sama strategis dengan mitra global untuk memanfaatkan potensi bisnis yang maksimal. Keempat, melaksanakan program boosting sebagai sarana edukasi masyarakat atas transaksi digital. 

“Diharapkan kerja sama dengan BukuWarung ini dapat mendorong transaksi digital di Indonesia serta dapat meningkatkan akseptasi QRIS ke 12 juta merchant di seluruh Indonesia, dan dapat mendorong pemulihan ekonomi yang dapat mendukung transaksi UMKM di masa Pandemi Covid-19,” imbuh Susi.

Abhinay Peddisetty, CEO dan Co-Founder BukuWarung, menyampaikan melalui solusi keuangan digital yang BNI fasilitasi, para UMKM atau merchant pengguna BukuWarung semakin dimudahkan untuk mendayagunakan produk finansial yang memadai guna pengembangan bisnis mereka; mulai produk-produk perbankan dari BNI, sampai QRIS dan virtual account. 

"Dengan demikian, konsumen merchant memiliki fleksibilitas dalam memilih opsi pembayaran ketika bertransaksi. Lebih lanjut, potensi pemasukan merchant BukuWarung juga semakin bertumbuh sehingga diharapkan kesejahteraan finansial para UMKM pun segera tercapai sesuai dengan visi misi meningkatkan kesejahteraan 65 juta UMKM Indonesia melalui digitalisasi," imbuh Abhinay.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Farid Firdaus
Terkini