Bos Bank Mandiri Paparkan Keunggulan Super App Livin dan Kopra

Bisnis.com,02 Okt 2021, 14:35 WIB
Penulis: Dionisio Damara
Livin Mandiri

Bisnis.com, JAKARTA – Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi memaparkan keunggulan super apps Livin by Mandiri dan wholesales digital platform Kopra by Mandiri.

Darmawan mengatakan kedua aplikasi digital tersebut hadir dengan tujuan meningkatkan layanan pada nasabah, sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis Bank Mandiri, serta memperkuat posisi di segmen perbankan ritel dan wholesale.

“Melalui super apps Livin by Mandiri, kami akan memperkenalkan kepada masyarakat sebuah layanan perbankan berbasis aplikasi yang mengintegrasikan semua kebutuhan transaksi finansial nasabah,” ujarnya dalam HUT ke-23 Bank Mandiri, Sabtu (2/10/2021).

Livin by Mandiri merupakan pengganti dari Mandiri Online. Wajah baru ini telah dirilis pada kuartal I/2021. Tetapi, penambahan sejumlah fitur serta ekosistem layanan disempurnakan pada kuartal IV tahun ini sesuai dengan konsep super app yang diusung.

Darmawan menjelaskan Livin by Mandiri akan melayani kebutuhan nasabah, mulai dari kebutuhan pembukaan rekening baru secara daring dengan melakukan verifikasi secara face recognition, transaksi pembayaran terkoneksi dengan ekosistem lokapasar atau marketplace, hingga investasi selayaknya layanan cabang dalam genggaman.

Sementara itu, untuk nasabah wholesale, emiten bank bersandi BMRI ini meluncurkan wholesale digital super platform, Kopra by Mandiri.

“Ini inovasi layanan digital single access yang menjadi pusat aktivitas dan informasi serta transaksi finansial bagi komunitas bisnis pelaku usaha di segmen wholesales berikut ekosistemnya dari hulu ke hilir,” kata Darmawan.

Dia menuturkan Kopra by Mandiri menawarkan agregasi layanan bisnis digital dalam satu akses yang terbagi dalam tiga varian layanan.

Pertama, yaitu Kopra Portal bisa diakses untuk masyarakat, meski belum memiliki user id dan password Kopra. Kedua adalah Kopra House to House yang secara antarmuka atau interfacing dari platform keuangan nasabah ke sistem Bank Mandiri.

“Kemudian ada Kopra Partnership yang menyesuaikan dengan kebutuhan nasabah mengatur ekosistem dari bisnis di masing-masing nasabah sendiri,” ujar Darmawan.

Sebagai catatan, Bank Mandiri mencatatkan peningkatan transaksi nontunai serta digital sebesar 11 persen atau hampir Rp70 triliun sepanjang Januari sampai dengan Agustus 2021.

Hingga Agustus 2021, BMRI ini telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 180.000 mitra merchant untuk melayani nasabah dalam transaksi nontunai, baik secara daring lewat e-commerce maupun secara luring melalui EDC.

Dari jumlah merchant itu, transaksi finansial sepanjang Januari–Agustus 2021 mencapai lebih dari 117 juta transaksi dengan volume hampir mencapai Rp70 triliun, atau meningkat sebesar 11 persen secara tahunan (yoy).

Adapun, merchant-merchant tersebut berasal dari berbagai sektor ekonomi, seperti food and beverage (F&B), fesyen, kuliner, pariwisata, supermarket dan pusat perbelanjaan, online merchant, serta retail merchant lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Amanda Kusumawardhani
Terkini