Usai Gembok Dibuka, Saham Bank Jtrust (BCIC) Ambrol

Bisnis.com,05 Okt 2021, 10:26 WIB
Penulis: Khadijah Shahnaz
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (29/6/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Bank JTrust Indonesia Tbk. (BCIC) langsung berada di zona merah pagi ini setelah perdagangannya kembali dibuka oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Otoritas Bursa kembali membuka perdagangan saham BCIC mulai sesi I tanggal 5 Oktober 2021, setelah suspensi selama 6 hari perdagangan.

Berdasarkan data RTI, saham BCIC sempat anjlok 6,73 persen ke level 195 per saham pada pukul 10.05 WIB, dari level di penutupan sebelumnya 208. Sementara pada pukul 10.21, BCIC berada di level 196 atau turun 5,77 persen.

Pada awal perdagangan hari ini, saham Bank JTrust sempat dibuka menguat pada angka 226 per saham. Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pembukaan suspensi perdagangan saham PT Bank JTrust Indonesia Tbk. (BCIC).

“Suspensi atas perdagangan Saham PT Bank JTrust Indonesia Tbk. [BCIC] di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 5 Oktober 2021,” demikian yang ditulis BEI dalam keterangan terbuka, Senin (4/10/2021).

Suspensi tersebut pun dilakukan sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham Bank JTrust.

Adapun, dalam public expose insidentil yang digelar pada Rabu (29/9/2021), manajemen BCIC menegaskan bahwa penghentian perdagangan saham perseroan BEI tidak berkaitan dengan kelangsungan usaha bank yang dinilai masih sangat baik.

“Penurunan harga saham perseroan disebabkan oleh aktivitas transaksi pelaku pasar modal, akibat dari adanya sejumlah kecil saham yang diperdagangkan,” demikian pernyataan resmi dari manajemen Bank JTrust.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini