Produsen Sepatu asal Surabaya Incar Kenaikan Minat Berolahraga

Bisnis.com,17 Okt 2021, 19:16 WIB
Penulis: Yustinus Andri DP
Ilustrasi/Premierptny

Bisnis.com, JAKARTA – Meningkatnya minat masyarakat untuk berolahraga di tengah pandemi Covid-19, berusaha dimanfaatkan oleh produsen sepatu asal Surabaya, Co.Fit Footwear.

Owner Co.Fit Hermawan Sulistyo mengatakan, terdapat kenaikan kesadaran masyarakat di perkotaan khususnya akan isu kesehatan. Salah satu buktinya dapat dilihat dari meningkatnya popularitas beberapa aktivitas olahraga seperti bersepeda, lari, dan personal work-out selama pandemi.

Menurutnya, berdasarkan data dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP), jumlah pesepeda meningkat hingga 1.000% di Jakarta selama pandemi. Meskipun begitu, tetap ada kebutuhan untuk tampil menawan dan menunjang penampilan mereka saat berolahraga demi eksistensi di media sosial.

“Pandemi Covid-19 membuat gaya hidup masyarakat urban menjadi gemar berolahraga. Karenanya berbicara tren sepatu saat ini, lebih kepada model sepatu yang ringan, mudah dipadupadankan dengan berbagai outfit tanpa meninggalkan fashion value,”  kata dia, seperti dikutip dari siaran persnya, Minggu (17/10/2021).

Dia pun meyakini bahawa produk lokal Indonesia dapat bersaing dengan merek atau produsen asal luar negeri.  Hal itu didukung oleh meningkatnya perhatian kelompok masyarakat generasi Z kepada produsen alas kaki lokal.

Kelompok masyarakat tersebut menurutnya, mulai memperhatikan prinsip dan idealisme yang diusung oleh suatu brand, termasuk yang dimiliki oleh merek lokal.

Berangkat dari pengamatan ini, Sigap Group menghadirkan Co.Fit Footwear, produk sneaker lokal asli Surabaya, yang siap bersaing dengan berbagai brand lokal lainnya memeriahkan skena sneakers hypebeast di Indonesia.

Adapun, Co.Fit Footwear menargetkan pasar di usia 15-45 tahun, dengan rentang harga Rp240.000-290.000 untuk sepatu, sedangkan slippers Co.Fit di harga Rp105.000. Tidak hanya itu, Co.Fit Footwear juga terus mengadakan berbagai promo di marketplace sebagai bagian dari strategi pemasarannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Yustinus Andri DP
Terkini