BSI (BRIS) Cetak Laba Tertinggi dibandingkan Ketiga Bank Ini  

Bisnis.com,04 Nov 2021, 16:34 WIB
Penulis: Dionisio Damara
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI tercatat mampu mengungguli deretan bank syariah lainnya dalam hal perolehan laba pada kuartal III/2021.

Pada periode tersebut, BSI mampu membukukan kinerja solid dengan membukukan laba bersih sebesar Rp2,26 triliun, naik 37,01 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Pertumbuhan laba tersebut tidak terlepas dari proses digitalisasi yang dilakukan perseroan setelah merger penggabungan tiga bank syariah BUMN, yakni BRI Syariah, BNI Syariah, dan Mandiri Syariah.

“Akselerasi digital menjadi salah satu fokus BSI dalam menggenjot bisnis. Hal ini tercermin dari transaksi kumulatif BSI Mobile yang mencapai 74,24 juta transaksi atau tumbuh 133 persen yoy,” ujar Direktur Utama BSI Hery Gunardi, baru-baru ini.

Capaian BSI hingga kuartal III/2021 tercatat mampu melampaui kinerja bank syariah lainnya. PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS), misalnya, membukukan laba bersih sebesar Rp1,09 triliun, melesat 116 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur PT Bank BTPN Syariah Fachmy Achmad menuturkan bahwa perseroan masih mengandalkan strategi menjaga performa manajemen untuk menjaga kestabilan kinerja. 

Menurutnya, BTPS mengutamakan nasabah yang sudah pernah berhubungan dengan bank syariah. Saat ini, total nasabah yang dimiliki BTPS sudah mencapai 4 juta. 

Sementara itu, Unit Usaha Syariah atau UUS PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) turut mencatatkan pertumbuhan positif hingga akhir September 2021. 

Laba bersih UUS BTN naik 26,17 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) atau dari Rp112,34 miliar menjadi Rp141,74 miliar per 30 September 2021.

Capaian positif BTN Syariah tidak terlepas dari pertumbuhan bisnis yang stabil. Perseroan mencatat pembiayaan syariah tumbuh 12,27 persen yoy menjadi Rp27,35 triliun.

Adapun PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) juga menjaga laju kinerja UUS. Tercermin dari laba sebelum pajak (PBT) UUS yang naik 21,5 persen menjadi Rp 403 miliar di tengah kondisi pasar yang masih menantang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Azizah Nur Alfi
Terkini