Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri dan BNI, 8 November 2021

Bisnis.com,08 Nov 2021, 10:44 WIB
Penulis: Rika Anggraeni
Karyawati salah satu bank memperlihatkan uang rupiah dan dolar di Jakarta, Kamis (29/4/2021). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Rupiah berpotensi menguat terbatas pada perdagangan awal pekan, Senin (8/11/2021), seiring dengan data ekonomi yang direspons positif. 

Sebelumnya, pada perdagangan Jumat (5/11/2021), rupiah tercatat menguat 35 poin atau 0,24 persen ke level Rp14.331 per dolar AS pada pukul 14.59 WIB. Sementara itu, indeks dolar AS melemah 0,052 poin atau 0,06 persen ke level 94,295 pada pukul 14.52 WIB.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan pagi ini, Senin (8/11/2021), nilai tukar rupiah dibuka di level Rp14.327,5 per dolar AS. 

Lantas, bagaimana dengan kurs jual beli dolar AS di Bank Mandiri dan BNI? Simak uraian berikut.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. pada Senin (8/11/2021) pukul 09.47 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp14.250 dan harga jual sebesar Rp14.280 berdasarkan e-rate.

Sementara berdasarkan bank notes, Bank Mandiri pada pukul 09.29 WIB menetapkan harga beli sebesar Rp14.150 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp14.500 per dolar AS.

Ada pun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pada Senin (8/11/2021) pukul 09.10 WIB masing-masing sebesar Rp14.295 dan Rp14.344 untuk e-rate.

Sementara itu, untuk bank notes BNI pada 09.05 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp14.155 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp14.505 per dolar AS.

Berikut kurs jual beli dolar AS di Bank Mandiri dan BNI pada Senin (8/11/2021):

Kurs Jual Beli Dolar AS Bank Mandiri

Kurs

Beli (Rp)

Jual (Rp)

TT Counter

14.150

14.500

E Rate

14.250

14.280

Bank Notes

14.150

14.500

 

Kurs Jual Beli Dolar AS BNI

Kurs

Beli (Rp)

Jual (Rp)

TT Counter

14.155

14.505

E Rate

14.295

14.344

Bank Notes

14.155

14.505

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Azizah Nur Alfi
Terkini