Usai Naik 25 Persen, Dua Saham Bank Mini Ini Dibanting Sentuh ARB

Bisnis.com,09 Nov 2021, 11:45 WIB
Penulis: Azizah Nur Alfi
Bank Bumi Arta/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Dua saham bank mini, yakni PT Bank Bumi Arta Tbk. (BNBA) dan PT Bank Victoria International Tbk. (BVIC), anjlok hingga menyentuh batas auto reject bawah (ARB) pada sesi I perdagangan hari ini, Selasa (9/11/2021).

Saham BNBA turun 6,92 persen ke level Rp2.420 pada pukul 11.28 WIB, sedangkan saham BVIC terkoreksi 6,59 persen ke level Rp170.

Pada perdagangan hari sebelumnya (8/11/2021), saham BNBA melesat 25 persen di level Rp2.600. Adapun saham BVIC naik 25,52 persen di level Rp182.

Sepanjang perdagangan hari ini, harga saham BNBA bergerak di rentang Rp2.420-Rp2.950 dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 21,06 juta saham dan turnover Rp55,63 miliar.

Adapun harga saham BVIC bergerak di rentang Rp170-Rp186 dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 90,61 juta saham dan turnover Rp15,86 miliar.

Kedua saham bank mini tersebut berencana melaksanakan penambahan modal pada tahun ini. Bank Bumi Arta telah mengantongi restu rights issue pada RUPSLB yang digelar 26 Oktober 2021. Perseroan berecana menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 750 juta saham dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Adapun PT Bank Victoria International Tbk. (BVIC) mengumumkan rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak-banyaknya 953.815.298 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Atas rencana ini, perseroan akan menggelar RUPSLB pada 30 November 2021.

Dari sisi kinerja keuangan, Bank Bumi Arta membukukan kinerja positif hingga akhir kuartal III/2021. Hal itu tercermin dari perolehan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp34,98 miliar per 30 September 2021.

Perolehan itu melonjak 168 persen secara tahunan (year on year/yoy). Adapun jumlah aset Bank Bumi Arta sebesar Rp7,25 triliun per 30 September 2021, dari posisi Desember 2020 sebesar Rp7,63 triliun.

Begitu Bank Victoria juga berhasil membukukan laba bersih Rp42,43 miliar per Setember 2021, melonjak dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp8,56 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Azizah Nur Alfi
Terkini