Begini Strategi Bank BJB (BJBR) Memperkuat Layanan Digital

Bisnis.com,15 Nov 2021, 16:48 WIB
Penulis: Azizah Nur Alfi
Ilustrasi PT Bank Jabar Banten Tbk/Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daera Jawa Barat dan Banten Tbk. (Bank BJB) terus melakukan penguatan digitalisasi dan melahirkan produk baru digital.

Dalam rangka mengoptimalkan layanan digital kepada masyarakat dan pemerintah daerah yang bertujuan mendukung inklusi keuangan, pada tahun ini Bank BJB meluncurkan sejumlah inovasi baru terkait pembayaran digital. Beberapa di antaranya adalah fitur new DIGI dan DigiCash by bank bjb, serta peresmian kolaborasi dengan fintech e-commerce yang diberi nama E-pays.

New digital payments ini memberikan kemudahan dalam bertransaksi. Bank BJB melalui uang elektronik DigiCash by Bank BJB dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi digital.

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi menyatakan perseroan berkomitmen untuk terus melakukan berbagai inovasi teknologi sesuai dengan kapasitas sebagai lembaga jasa keuangan dengan semangat untuk terus bertransformasi dan berinovasi menjadi penggerak dalam berkontribusi menghadirkan kemajuan di seluruh penjuru negeri.

"Inovasi dan kolaborasi merupakan kunci dalam memenangkan persaingan ke depan. Oleh karenanya dukungan layanan digital terus dioptimalkan," terangnya melalui siaran pers dikutip pada Senin (15/11/2021).

Dukungan yang sudah dilakukan di antaranya berkolaborasi bersama Bank Indonesia dalam Tim Percepatan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk literasi pembayaran dan penerimaan daerah berbasis digital. Selain itu, kemudahan pembayaran melalui layanan digital Bank BJB berupa mobile banking, QRIS, uang elektronik, virtual account, internet banking corporate, agen laku pandai, serta produk-produk lainnya.

Dengan kinerja impresif yang ditandai dengan pertumbuhan dan berbagai penghargaan serta penguatan digitalisasi dan inovasi, Bank BJB optimis bisa konsisten mempertahankan kinerja positif pada 2022.

Sampai dengan kuartal III/2021, Bank BJB berhasil menorehkan kinerja yang impresif. Hal tersebut tercermin dari total kredit perbankan yang tumbuh 6,9 persen secara yoy menjadi Rp95,1 triliun dengan tingkat risiko yang terjaga. Selain itu, Bank BJB juga mengalami kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7,8 persen secara yoy menjadi Rp124,4 triliun.

Hal tersebut didorong oleh tingkat kepercayaan masyarakat yang besar untuk menyimpan dananya di Bank BJB, yang terlihat dari peningkatan tabungan sebesar 5,4 persen secara yoy dan deposito sebesar 12,9 persen secara yoy. 

Dengan angka pertumbuhan kredit dan DPK tersebut, total aset perseroan tumbuh sebesar 7,9 persen secara yoy menjadi Rp159,2 triliun. Sedangkan laba bersih perusahaan mencapai Rp1,4 triliun, tumbuh positif 17,5 persen yoy. 

"Kualitas kredit Bank BJB juga terjaga dan terkelola dengan baik, di mana rasio NPL turun menjadi 1,3 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan rata-rata NPL industri perbankan nasional yang berada di angka 2,9 persen hingga Agustus 2021," ungkap Yuddy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Azizah Nur Alfi
Terkini