Jelang Akhir Tahun, Mandiri Utama Finance Perbesar Target Pembiayaan

Bisnis.com,21 Nov 2021, 17:07 WIB
Penulis: Aziz Rahardyan
Nasabah Mandiri Utama Finance/muf.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah mencatatkan kinerja penyaluran pembiayaan melampaui keseluruhan tahun 2020, perusahaan pembiayaan PT Mandiri Utama Finance (MUF) memberanikan diri memperbesar target di akhir tahun.

Sekadar informasi, MUF sebelumnya mencatatkan total pembiayaan baru di Rp5,9 triliun sepanjang 2020. Terkini, realisasi penyaluran MUF sampai kuartal III/2021 telah mencapai Rp7,7 triliun, atau hampir mendekati capaian 2019 di Rp8,1 triliun.

Direktur Utama MUF Stanley Setia Atmadja mengungkap bahwa setelah melihat tren pembiayaan di kuartal IV/2021, target tahunan kini coba ditambah dari sebelumnya hanya dipatok menyentuh capaian 2019.

"Kami proyeksi pencapaian kuartal IV/2021 menjadi yang terbaik dibandingkan kuartal-kuartal sebelumnya. Mengacu pada realisasi aktual sampai Oktober 2021, proyeksi pembiayaan sampai akhir tahun harapannya menembus Rp11,2 triliun, tumbuh lebih dari 90 persen [yoy]," ujarnya kepada Bisnis, Minggu (21/11/2021).

Sekadar informasi, anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang mengakomodasi pembiayaan mobil baru & bekas, motor baru & bekas, multiguna, serta pembiayaan berbasis syariah ini sebelumnya terdampak pandemi Covid-19 dari sisi penurunan aset.

Pada akhir 2020, aset MUF turun tipis dari Rp5,13 triliun ke Rp5,11 triliun karena menurunnya komponen piutang pembiayaan konsumen. Terbaru, berdasarkan laporan keuangan induk usaha, MUF kini telah mencatatkan perbaikan aset sebesar 9,5 persen (year-to-date/ytd) ke Rp5,6 triliun pada kuartal III/2021.

Selain itu, Return of Equity (ROE) MUF pada akhir 2020 juga terdampak pandemi sampai tercatat minus 1,5 persen karena mencatatkan rugi bersih sekitar Rp12 miliar. Terkini, ROE MUF telah pulih dan tercatat mencapai 13,8 persen pada kuartal III/2021.

Tak heran, MUF masih menjadi wadah BMRI menyalurkan pembiayaan konsumen lewat joint financing (JF), dengan kisaran mencapai lebih dari 70 persen dari piutang pembiayaan kelolaan MUF di kisaran Rp13 triliun.

"Oleh sebab itu, dengan pertumbuhan pembiayaan yang sangat baik ini, NPAT [laba bersih setelah pajak] pada akhir 2021 kami diproyeksikan akan tercapai sangat baik dan melebihi dari target yang sudah dicanangkan," tambah Stanley.

Adapun, dari sisi kontribusi produk terhadap aset pembiayaan, Stanley mengungkap komposisinya terbilang masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Porsi pembiayaan mobil baru dan bekas bakal menyumbang 70 persen dari total portofolio, sisanya sepeda motor.

Oleh sebab itu, MUF telah merealisasikan beberapa strategi untuk mengambil momentum permintaan pembiayaan otomotif di sisa periode 2021 ini. Salah satunya, lewat menggandeng bank syariah pelat merah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menggelar pameran otomotif bertajuk BSI OTO SHOW.

Event yang akan berlangsung sampai 28 November 2021 ini mengakomodasi pembiayaan berbasis syariah buat nasabah BSI, baik untuk kredit mobil maupun motor via MUF Syariah.

"Sampai Oktober 2021, MUF telah membukukan pembiayaan berbasis syariah sebesar Rp487 miliar, tumbuhnya mencapai 246 persen [yoy] dibandingkan Oktober 2020. Kami lihat tren pembiayaan syariah ini meningkat signifikan. Maka, diharapkan lewat event ini pertumbuhan MUF Syariah terus terjaga, dengan kualitas pertumbuhan aset yang juga semakin baik," ujarnya.

BSI OTO SHOW ini akan digelar secara online maupun offline. Pameran online lewat laman www.bsioto.muf.co.id telah berlangsung sejak 15-28 November 2021, sementara event offline digelar mulai besok, 22-28 November 2021 di Mall Gandaria City.

Event ini akan menampilkan pameran virtual 360 derajat secara online, promo paket spesial pembiayaan syariah untuk online maupun offline, ada pula fasilitas janji test drive, trade in atau tukar tambah, dan turut menghadirkan beragam stok kendaraan bekas berkualitas selama pameran.

Berbagai promo yang akan diusung MUF dalam pameran ini, antara lain margin mulai setara 2,75 persen, free asuransi TJH dan personal accident senilai Rp25 juta, serta bonus e-wallet Rp500 ribu untuk mobil baru.

Sementara untuk motor baru, ada promo free TJH dan personal accident senilai Rp2,5 juta, angsuran Rp30 ribu-an per hari, dengan angsuran flat sampai lunas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Hadijah Alaydrus
Terkini