Usai IPO di AS, Kredivo Mau Masuk Thailand Tahun Depan

Bisnis.com,24 Nov 2021, 15:40 WIB
Penulis: Aziz Rahardyan
Kredivo adalah solusi kredit instan yang memberikan kamu kemudahan untuk beli sekarang dan bayar nanti dalam 30 hari tanpa bunga atau dengan cicilan 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan (bunga 2,6 per per bulan). /Kredivo

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah sukses di Indonesia, Kredivo akan memperluas layanan bayar tunda (BNPL/paylater) miliknya ke dua negara Asia Tenggara pada 2022 lewat aksi korporasi besutan induknya, FinAccel Pte Ltd. 

Sekadar informasi, FinAccel tengah berproses menjadi perusahaan terbuka lewat aksi merger dengan perusahaan cangkang (Special Purpose Acquisition Company/SPAC), bernama VPC Impact Acquisition Holdings II (NASDAQ: VPCB) besutan perusahaan investasi asal Chicago, Amerika Serikat, Victory Park Capital Advisors LLC (VPC). 

Indina Andamari, VP Marketing and Communications FinAccel, menjelaskan bahwa rencana ini masih on the track dengan tujuan Kredivo sebagai pemimpin industri keuangan digital terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara. 

"Masih sesuai rencana dan targetnya akan selesai pada kuartal I/2022. Memang persiapannya tidak mudah dan auditnya sangat ketat. Tapi semua ini demi langkah besar sebagai startup Indonesia pertama dan sekaligus fintech Asia Tenggara pertama yang masuk ke bursa AS," ujarnya Rabu (24/11/2021). 

Sekadar informasi, aksi korporasi ini akan membuat status FinAccel menjadi perusahaan operasional VPCB yang akan mengakomodasi layanan jasa keuangan digital di Asia Tenggara. 

Sebelumnya, keterangan resmi VPC menyebut Kredivo telah siap mengembangkan sayapnya ke tiga negara. Satu via joint venture, dua lainnya sudah mendapatkan lisensi otoritas dan dipercaya meluncur pada kuartal I/2022 dan kuartal II/2022.

Adapun, ekspansi ke Vietnam telah terealisasi pada kisaran Agustus 2021, di mana FinAccel bersama Phoenix Holding, membentuk Kredivo Vietnam Joint Stock Company. Brand Kredivo sendiri akan bermitra dengan perusahaan pembiayaan lokal, VietCredit Joint Stock Company untuk mengoperasikan bisnis paylater. 

"Di pasar kedua Kredivo setelah Indonesia, produk kami akan secara bertahap meluncur di sana. Sekarang ini mulai dari pinjaman tunai dulu, kemudian akan dilanjutkan dengan fitur paylater di e-commerce," tambahnya. 

General Manager Kredivo, Lily Suriani menambahkan bahwa ekspansi produk paylater ke negara kawasan Asia Tenggara lainnya akan terealisasi penuh pada periode 2022.

"Kredivo akan mulai go live dengan e-commerce payment di Vietnam seperti di sini [Indonesia] pada 2022 nanti. Fokus ekspansi lain ke Asia Tenggara, dan yang sudah pasti di 2022 ada ekspansi ke Thailand. Sementara negara lain seperti Filipina kami rasa market yang menarik, tapi masih perlu research lagi," jelasnya. 

Seperti di Indonesia, Kredivo berencana menyuguhkan akses menyeluruh mulai dari paylater di e-commerce, paylater untuk transaksi tagihan dan kebutuhan sehari-hari, kemudian meluas ke akses pembayaran merchant brand-brand besar sampai akhirnya mengakomodasi paylater di ritel offline

Terkhusus di Indonesia, FinAccel juga memiliki fintech P2P lending KrediFazz yang akan difokuskan melayani pinjaman dana tunai konsumtif maupun produktif, aplikasi pencatatan keuangan Halokas, serta bank digital yang rencananya bernama Lime Bank lewat memborong saham PT Bank Bisnis International Tbk. (BBSI). 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini