Siap-Siap! Tahun Depan Bank Syariah Indonesia (BRIS) Luncurkan Super App

Bisnis.com,01 Des 2021, 17:24 WIB
Penulis: Rika Anggraeni
Tampilan layar menampilkan Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi memberikan sambutan saat menerima anugerah Bisnis Indonesia Award (BIA) 2021 kategori Bank Terbaik di Jakarta, Rabu (15/9/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardani

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI akan mengembangkan fitur terbaru dengan masuk ke super app pada 2022.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi menuturkan, bahwa sudah banyak bank di Indonesia yang mulai masuk ke ranah super app. Melihat hal itu, BSI akan merambah ke dunia yang sama.

“Kita rasa tahun depan BSI juga akan masuk ke super app. Super app ini harus bisa meng-capture bisnis-bisnis, terkait juga dengan e-commerce,” kata Hery dalam acara media visit Bisnis Indonesia, Rabu (1/12/2021).

Hery menerangkan bahwa nantinya BSI akan memanfaatkan application programming interface (API). Di mana, API tersebut digunakan untuk menyambungkan antara satu aplikasi ke aplikasi lain. Adapun saat ini, BSI sudah terhubung dengan berbagai platform, seperti Tokopedia, Shopee, dan OVO.

“Misalnya, ada ekosistem e-commerce halal, seperti Tokopedia atau Bukalapak yang memang menyediakan partner-partner yang menjalankan bisnis halal, halal food, halal fashion, dan halal travel, itu tentunya bisa diakomodir,” ujarnya.

Menurut Hery, lahirnya BSI tidak hanya sebagai bank yang cukup besar, melainkan juga akan membantu bank-bank syariah lain.

“Nanti kalau tahun depan super app kita sudah selesai, mungkin kita bisa ajak mereka untuk join dengan kita untuk bisa menggunakan fasilitasnya BSI dan ini tentunya besar karena customer based-nya juga akan meningkat,” tuturnya.

Sejalan dengan hal itu, jumlah nasabah yang akan membuka rekening baru melalui mobile banking juga akan meningkat.

Hery juga melihat bahwa transaksi digital yang dilakukan nasabah memiliki pergeseran yang luar biasa cepat, sejalan dengan kondisi pandemi Covid-19,

“Dengan perkembangan ini, tentunya jadi catatan BSI untuk harus cepat berubah mengembangkan kemampuan digitalisasi kita di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini