Bank BTPN Kucurkan Pinjaman Hijau Rp1,06 Triliun untuk Proyek di Jakarta

Bisnis.com,06 Des 2021, 13:39 WIB
Penulis: Rika Anggraeni
Pejalan kaki melintas di dekat logo PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. di Jakarta, Selasa (16/10/2018)./JIBI-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank BTPN Tbk. (BTPN) memberikan fasilitas pinjaman hijau senilai Rp1,06 triliun kepada PT Kepland Investama. Adapun, kredit tersebut diberikan dalam mata uang rupiah dan memiliki tenor tiga tahun sejak 19 Oktober 2021.

Pinjaman tersebut diberikan sebagai bentuk perwujudan komitmen Bank BTPN terhadap pembiayaan berkelanjutan yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Head of Wholesale Banking Bank BTPN, Nathan Christianto menuturkan bahwa pemberian fasilitas pinjaman hijau ini menunjukkan kemampuan Bank BTPN dalam melakukan transaksi pinjaman yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.

"Transaksi tersebut juga akan meningkatkan kepercayaan nasabah di Indonesia serta kawasan sekitar di Asia Tenggara terhadap kemampuan Bank BTPN sebagai koordinator pinjaman hijau,” kata Nathan dalam keterangan tertulis, Senin (6/12/2021).

Selain pemberian fasilitas pinjaman hijau, Bank BTPN bersama induk usaha Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) juga membantu Kepland Investama menerapkan kerangka pinjaman hijau dan green loan documentation. Hal ini sejalan dengan kaidah pinjaman hijau yang ditetapkan oleh Loan Market Association dan Asia Pacific Loan Market Association (APLMA).

Sekadar informasi, PT Kepland Investama merupakan anak usaha dari Keppel Land Limited yang berkantor pusat di Singapura. Perseroan akan memanfaatkan seluruh fasilitas pinjaman hijau Bank BTPN untuk pembiayaan kembali kredit yang digunakan untuk pembangunan International Financial Centre (IFC), tepatnya di Tower 2 yang berlokasi di Jl. Jend. Sudirman, Jakarta.

IFC Tower 2 yang menawarkan lebih dari 50,200 m2 ruang kantor premium merupakan yang pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikat tertinggi dari Building and Construction Authority of Singapore (BCA), yaitu BCA Green mark Platinum untuk pengelolaan yang memenuhi standar klasifikasi keamanan dan keberlanjutan, atau sustainability.

Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan visi Keppel Land, Presiden Keppel Land Indonesia Samuel Ng mengatakan kalau Keppel Land akan selalu mengembangkan bangunan yang ramah lingkungan.

Nathan menambahkan, pemberian fasilitas pinjaman hijau ini sejalan dengan inisiatif SMBC dalam upayanya membantu memitigasi dampak perubahan iklim lewat program SMBC GREEN×GLOBE 2030 (GG2030), yakni sebuah rencana jangka panjang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca untuk mencapai net zero melalui operasinya secara grup pada 2030.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Azizah Nur Alfi
Terkini