BIFA 2021: Bank Kalteng Sabet Bank Paling Inovatif dalam Optimalisasi Perolehan PAD

Bisnis.com,07 Des 2021, 13:18 WIB
Penulis: Rika Anggraeni
Direktur Utama PT BPD Kalimantan Tengah (Bank Kalteng) Yayah Diasmono Rachmadi Tjokro (tengah) berfoto bersama dengan Wakil Presiden Komisaris Bisnis Indonesia Group Soebronto Laras (kiri) dan Wakil Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Fahmi Achmad saat menerima anugerah Bisnis Indonesia Award (BIA) 2021 kategori Special Award di Jakarta, Rabu (15/9/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (Bank Kalteng) mendapatkan penghargaan The Most Innovative Bank in Optimizing Locally-Generated Revenue dalam Bisnis Indonesia Financial Award (BIFA) 2021, Selasa (7/12/2021).

Direktur Utama BPD Kalteng Yayah Diasmono Rachmadi Tjokro menyampaikan terima kasih kepada Bisnis Indonesia yang telah memberikan penghargaan kepada perseroan.

“Ini merupakan penghargaan yang bukan hanya kepada Bank Kalteng saja, tetapi juga kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, dan juga kami ucapkan terima kasih kepada para pemegang saham yang telah memberikan kepercayaan kepada kita,” kata Yayah dalam acara Bisnis Indonesia Financial Award (BIFA) 2021, Selasa (7/12/2021).

Yayah berharap dengan adanya kepercayaan dan penghargaan yang diberikan akan semakin menambah semangat Bank Kalteng untuk lebih maju, berinovasi, dan bermanfaat untuk masyarakat Kalimantan Tengah.

“Karena Bank Kalteng sebagai bank pembangunan daerah harus terus dan terus membangun Kalimantan Tengah menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya.

Adapun, Bank Kalteng mencatatkan pertumbuhan laba bersih tahun berjalan sebesar 5,06 persen pada semester I/2021 menjadi senilai Rp154,25 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan Juni 2021, laba bersih perseroan naik Rp7,43 miliar dibandingkan dengan capaian di periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp146,82 miliar.

Perseroan tercatat berhasil menyalurkan kredit hingga mencapai Rp7,15 triliun hingga 30 Juni 2021 dengan kualitas kredit yang baik karena net performing loan (NPL) baik gross dan net masing-masing berada pada 0,59 persen dan 0,28 persen.

Selain itu, perolehan giro pada Juni 2021 tercatat Rp3,83 triliun. Adapun, deposito tercatat menjadi Rp3,16 triliun dan tabungan menjadi Rp2,02 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Azizah Nur Alfi
Terkini