GoPay Bidik Jadi Pilihan Masyarakat Buat Transaksi Produk Keuangan

Bisnis.com,13 Jan 2022, 03:59 WIB
Penulis: Aziz Rahardyan
Ilustrasi/ Bisnis/Abdurahman

Bisnis.com, JAKARTA - Platform dompet digital GoPay (PT Dompet Anak Bangsa) membidik peningkatan transaksi terkait produk keuangan, seperti investasi, asuransi, bayar tunda (paylater), sampai optimalisasi integrasi dengan PT Bank Jago Tbk (ARTO).

Chief Marketing Officer GoPay Fibriyani Elastria mengungkap bahwa pihaknya berupaya ikut menghadirkan akses ke layanan keuangan digital yang aman dan mudah digunakan, bagi seluruh pengguna dan lapisan masyarakat dalam ekosistem Gojek-Tokopedia (GoTo).

"Mulai dari tabungan, pinjaman, hingga investasi di instrumen yang sesuai dengan berbagai profil risiko pengguna. Hal ini hanya dapat terjadi melalui kerja sama yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dalam ekosistem GoTo, maupun berbagai institusi layanan keuangan lain di Indonesia," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (12/1/2022).

GoPay terus meningkatkan penetrasi layanan keuangan digital untuk pengguna, maupun para mitra UMKM di ekosistem GoTo Financial untuk memastikan mereka bisa beradaptasi dan bertumbuh lewat transaksi nontunai.

Sebagai contoh, GoTo memiliki produk paylater bernama GoPayLater hasil kerja sama dengan fintech P2P lending PT Mapan Global Reksa atau Findaya.

GoPayLater tercatat sebagai layanan paylater pertama yang mengusung fitur Pick Your Limit, membantu pengguna mengelola keuangan karena dapat menentukan sendiri limit penggunaan setiap bulannya. Sistem fee pun bukan berbasis bunga, tapi biaya layanan bulanan apabila digunakan.

Adapun, produk asuransi diakomodasi lewat fitur GoSure hasil kerja sama dengan platform PasarPolis. Sementara produk investasi emas dan reksa dana langsung dalam aplikasi bernama GoInvestasi, yang merupakan hasil kerja sama dengan Pluang dan Pluang Grow.

GoPay juga mengakomodasi transaksi terkait investasi di luar aplikasi Gojek, baik untuk pembelian reksa dana, emas, hingga cryptocurrency buat mitra platform atau aplikasi yang telah bekerja sama dengan GoTo Financial.

Bahkan, untuk membantu para investor rutin berinvestasi, saat ini fitur AutoPay alias pemotongan saldo GoPay secara otomatis juga telah hadir di Bibit, Indogold, dan laman GoInvestasi itu sendiri.

Terbaru, masuknya GoTo menjadi pengendali Bank Jago membuahkan fitur akses perbankan di dalam aplikasi Gojek. Antara lain, untuk membuka rekening, pengelolaan kas dan pembayaran semua layanan Gojek lewat Kantong Jago dalam aplikasi, dan bebas biaya pengisian dan penarikan dana GoPay melalui Bank Jago.

"Ini mencerminkan perkembangan GoPay dari sebelumnya hanya alat pembayaran khusus layanan di aplikasi Gojek, menjadi salah satu pembayaran digital dengan layanan paling lengkap untuk berbagai keperluan. Fokus kami tahun ini meningkat, bukan hanya dapat dipakai untuk pembayaran sehari-hari, tapi juga memberikan dampak sosial dan peningkatan akses layanan keuangan buat pengguna," tambah Fibriyani.

Harapan ini besar kemungkinan untuk terwujud, karena pada era pandemi, tepatnya pertengahan 2021, GoPay telah menemui fenomena transaksi terkait produk investasi naik hampir 7 kali lipat.

Pada waktu bersaman, nilai transaksi GoPayLater pun meningkat sampai dengan 3,3 kali lipat. Use-case paling dominan yang terlihat, yaitu penggunaan paylater buat membayar GoFood alias pembayaran jasa antar makanan, dan GoTagihan atau pembayaran berbagai macam tagihan, seperti pulsa, listrik, air, BPJS, dan biaya bulanan dari beragam layanan berlangganan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Andhika Anggoro Wening
Terkini