2021, Rugi Bank QNB Indonesia (BKSW) Membengkak

Bisnis.com,06 Mar 2022, 15:10 WIB
Penulis: Dionisio Damara
Bank QNB Indonesia. /qnb.co,id

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank QNB Indonesia Tbk. (BKSW) mencatatkan peningkatan rugi bersih sepanjang tahun lalu secara signifikan, dari Rp422,1 miliar pada 2020 menjadi Rp1,57 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, dikutip Minggu (6/3/2022), emiten bank dengan kode BKSW ini juga mencatatkan penurunan total aset sebesar 3,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) atau dari Rp18,3 triliun menjadi Rp17,8 triliun.

“Penurunan total aset dikarenakan situasi pasar yang menahan laju penyaluran kredit,” tulis laporan kinerja Bank QNB tahun 2021.

Sepanjang tahun lalu, Bank QNB membukukan penyaluran kredit senilai Rp9,43 triliun, turun 16,2 persen yoy. Pada saat bersamaan, rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) secara gross dan net masing-masing turun menjadi 0,1 persen.

Di sisi lain, Bank QNB mencatat total pendapatan sebesar Rp555,4 miliar. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2020 yang membukukan Rp384,6 miliar. Perseroan menjelaskan pertumbuhan ini ditopang oleh pendapatan bunga yang mencapai Rp337,4 miliar.

Bank QNB juga semakin mempertebal modal. Hal itu tercermin dari rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) yang naik 540 basis poin (bps) dari 24,5 persen menjadi 29,9 persen. Pertumbuhan ini disebabkan oleh setoran modal yang diterima perseroan sebesar Rp1,5 triliun.

Setoran modal tersebut dikucurkan oleh pemegang saham pengendali Bank QNB Indonesia, yakni Qatar National Bank pada awal 2022. Hal itu bertujuan untuk memperkuat permodalan perseroan, sehingga dapat berdampak positif terhadap kondisi keuangan secara makro.

“Hal ini mencerminkan dukungan besar dan komitmen dari QNB Group, bank terbesar di Timur Tengah dan Afrika, kepada Bank QNB Indonesia.”

Pada tahun ini, Bank QNB memiliki serangkaian inisiatif untuk mendorong bisnis perseroan ke depan. Salah satunya melanjutkan fokus pada pinjaman berkualitas tinggi dengan menargetkan segmen tertentu, serta berkonsentrasi pada fee based business.

Selain itu, Bank QNB akan fokus pada pengembangan digital, khususnya layanan digital lending hasil kolaborasi dengan PT Indosat Tbk. yakni UCan. Upaya ini juga sejalan dengan fokus perseroan yang ingin meningkatkan kapabilitas internet dan mobile banking.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Muhammad Khadafi
Terkini