Kurs Jual Beli Dolar AS di Mandiri dan BNI, Senin 14 Maret 2022

Bisnis.com,14 Mar 2022, 09:40 WIB
Penulis: Dionisio Damara
Uang dolar dan rupiah di salah satu money changer di Jakarta, Rabu (16/2/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Mata uang rupiah pada hari ini, Senin (14/3/2022) diprediksi masih cenderung tertekan di tengah penguatan dolar AS seiring dengan perkembangan situasi invasi Rusia ke Ukraina.

Sebagaimana diketahui, rupiah melemah 0,18 persen atau 25 poin menjadi Rp14.301 terhadap dolar AS pada Jumat (11/3). Sepanjang perdagangan, rupiah bergerak di rentang Rp14.287 - Rp14.317. Sepanjang tahun berjalan, rupiah terdepresiasi 0,27 persen.

Pada perdagangan hari ini pukul 09.02, rupiah melemah 13 poin atau 0,09 persen menjadi Rp14.314 per dolar AS. Indeks dolar AS naik 0,02 persen ke level 99,147.

Lantas, bagaimana dengan kurs jual beli dolar AS di Bank Mandiri dan BNI? Simak uraiannya.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. pada Senin (14/3) pukul 09.03 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp14.290 dan harga jual sebesar Rp14.320 berdasarkan e-rate.

Berdasarkan bank notes, Bank Mandiri pada pukul 09.05 WIB menetapkan harga beli sebesar Rp14.100 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp14.450 per dolar AS.

Di sisi lain, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pukul 09.10 WIB masing-masing sebesar Rp14.285 dan Rp14.334 untuk e-rate.

Sementara itu, untuk bank notes BNI pada 09.20 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp14.135 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp14.485 per dolar AS.

Berikut kurs jual beli dolar AS di Bank Mandiri dan BNI pada Senin (14/3):

Kurs Jual Beli Dolar AS Bank Mandiri

Kurs

Beli (Rp)

Jual (Rp)

TT Counter

14.100

14.450

E Rate

14.290

14.320

Bank Notes

14.100

14.450

 

Kurs Jual Beli Dolar AS BNI

Kurs

Beli (Rp)

Jual (Rp)

TT Counter

14.135

14.485

E Rate

14.285

14.334

Bank Notes

14.135

14.485

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Azizah Nur Alfi
Terkini