Biden Ingatkan Potensi Serangan Siber dari Rusia kepada Perusahaan AS

Bisnis.com,22 Mar 2022, 14:40 WIB
Penulis: Nindya Aldila
Presiden AS Joe Biden dalam pengumuman resmi Dewan Gubernur The Fed di Eisenhower Executive Office Building, Washington, Selasa (22/11/2021)/ Bloomberg - Samuel Corum

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Joe Biden memperingatkan korporasi untuk memperkuat keamanan siber mereka atas indikasi adanya serangan potensial dari Rusia.

Biden mengatakan Rusia kemungkinan melakukan aktivitas siber jahat kepada AS sebagai respons terhadap sanksi yang dijatuhkan kepada negaranya.

"Ini adalah bagian dari strategi Rusia. Saat ini, administrasi saya sedang menegaskan peringatan berdasarkan intelijen yang berkembang bahwa Pemerintah Rusia sedang menjajaki opsi untuk potensi serangan siber," dilansir CNBC Internasional pada Selasa (22/3/2022),

Untuk itu, Gedung Putih merekomendasikan penggunaan autentikasi multifaktor untuk mencegah serangan tersebut. Selain itu, Gedung Putih meminta pelaku usaha untuk menyimpan data cadangan dan mengenkripsinya.

"Ada beberapa kegiatan persiapan yang kami rencanakan," kata Anne Neuberger, Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS untuk dunia maya dan teknologi baru. Dia menolak menyebutkan industri yang berisiko terkena dampaknya.

Raksasa seperti Microsoft mengatakan telah menemukan berbagai serangan siber yang menyasar sipil dan militer di Ukraina, tetapi tidak menghubungkan mereka dengan Rusia atau pelaku lainnya.

Adapun perusahaan perangkat lunak HubSpot mengatakan telah diserang pada Jumat (18/3/2022). Perusahaan curiga seranga tersebut membidik pelanggan kriptonya, tetapi tidak berhasil mengidentifikasi penyerang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Hadijah Alaydrus
Terkini