Generasi Milenial jadi Rebutan Bank Salurkan KPR

Bisnis.com,09 Mei 2022, 08:12 WIB
Penulis: Rika Anggraeni
Foto udara komplek perumahan di kawasan Gading Serpong, Kelapa Dua, Tangerang, Banten, Jumat (11/6/2021). Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Generasi milenial menjadi rebutan bank untuk menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR). Tercatat, pekerja muda dengan rentang usia 21 sampai 35 tahun telah mendominasi permintaan KPR PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BBNI.

Corporate Secretary BNI, Mucharom mengatakan nasabah milenial menjadi salah satu target BNI dalam mengajukan KPR.

“Nasabah ini [milenial] memiliki tingkat pendapatan yang kembali meningkat seiring dengan pemulihan ekonomi tahun ini. Kebutuhan terhadap rumah baru, serta pasangan muda yang semakin bertambah membuat kebutuhan rumah terus meningkat,” jelas Mucharom kepada Bisnis, Senin (9/5/2022).

Mucharom menyampaikan BNI bersama dengan mitra pengembang proaktif menawarkan rumah-rumah pilihan untuk mencukupi kebutuhan rumah dari para milenial.

Dia menambahkan bahwa BNI senantiasa ikut berperan dalam mendukung program pemerintah di bidang penyediaan kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yakni dengan program penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 

Pada bulan pertama di tahun 2022, BNI mencatat pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 8,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp50,5 triliun. Adapun untuk kuartal II/2022, BNI menyatakan semua upaya yang telah berjalan akan terus perseroan lanjutkan. 

“Tentunya BNI Griya akan menjadi produk andalan yang akan terus kami dorong. Terlebih, produk ini memiliki jangka waktu pembiayaan hingga 30 tahun dengan proses pengajuan melalui e-form online yang akan sangat mempermudah nasabah milenial,” terangnya.

Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI menargetkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke segmen milenial sebesar Rp4 triliun pada tahun 2022. Adapun, emiten bersandi saham BMRI ini memiliki program KPR khusus milenial.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha optimistis program KPR milenial yang digeber perseroan akan semakin populer di masa yang akan mendatang. “Untuk prospek ke depan, program KPR milenial ini diharapkan akan semakin populer karena secara demografi kalangan milenial semakin besar komposisinya, dengan target tahun 2022 sebesar Rp4 triliun,” kata Rudi kepada Bisnis, Kamis (5/5/2022).

Tercatat, hingga Maret 2022, pencairan KPR dari milenial di Bank Mandiri dengan rentang usia 21 sampai dengan 35 tahun sudah mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Secara total, sepanjang kuartal I/2022, KPR Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan penyaluran KPR mencapai 48 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Rudi menjelaskan bahwa penyaluran tersebut didominasi nasabah yang berstatus sebagai employee (pegawai). Sejalan dengan hal tersebut, rata-rata ticket size Mandiri KPR berada pada kisaran di bawah Rp600 juta.

Terpisah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BBRI melaporkan telah menyalurkan sebesar 56 persen dari portofolio KPR BRI kepada nasabah milenial hingga akhir Maret 2022.

“Untuk tahun ini target penyaluran KPR BRI ke segmen milenial mencapai senilai Rp500 miliar,” kata Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto kepada Bisnis, Kamis (5/5/2022). 

BRI melihat bahwa segmen milenial memiliki prospek yang cerah. Namun di sisi lain, BRI telah memiliki sejumlah strategi untuk memitigasi risiko penyaluran KPR ke segmen milenial. “Mitigasi yang kami terapkan bagi milenial yakni kepada calon nasabah (debitur) yang fixed income dan untuk pembelian rumah pada developer yang telah menjalin kerja sama dengan BRI,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Muhammad Khadafi
Terkini