Allo Bank (BBHI) Geser ARTO Pimpin Penguatan Saham Bank Digital

Bisnis.com,20 Mei 2022, 12:41 WIB
Penulis: Dionisio Damara
Ultimate Shareholder PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) Chairul Tanjung memberikan keterangan pers usai rights issue Allo Bank di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (11/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) kembali masuk ke zona hijau dengan kenaikan sebesar 5,97 persen. Capaian ini membuat Allo Bank memimpin penguatan deretan saham bank digital pada sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (20/5/2022).

Sampai dengan jeda perdagangan hari ini, harga saham Allo Bank terpantau menguat sebesar 5,97 persen ke level Rp5.325 per lembar. Nilai transaksi saham emiten dengan kode BBHI ini mencapai Rp46,1 miliar dari volume transaksi sebanyak 8,7 juta saham.

Kemarin, Kamis (19/5/2022), saham BBHI juga ditutup menguat sebesar 1,72 persen ke posisi Rp5.025 per unit. Posisi tersebut rebound dari posisi dua hari sebelumnya, di mana saham BBHI anjlok 6,61 persen dan 6,79 persen.

Chairman CT Corp sekaligus Ultimate Shareholders Allo Bank, Chairul Tanjung mengatakan bahwa penurunan saham digital dalam beberapa hari terakhir terjadi di seluruh dunia, tidak hanya di Indonesia.

Adapun penurunan saham yang terjadi di Allo Bank, lanjutnya, tidak terlalu dalam dan masih bisa rebound. “Saya melihat untuk Allo Bank dan perkembangan sahamnya mulai diambil alih oleh CT Corp, sampai hari ini alhamdulillah masih sangat baik performanya,” ujarnya, kemarin.

Dia juga mengaku optimistis bahwa saham BBHI akan terus tumbuh ke depan sejalan dengan berbagai inovasi yang dilakukan oleh perseroan.

Sementara itu, deretan bank digital lain juga mengalami peningkatan meski tidak sebesar raihan Allo Bank. Saham PT Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO), misalnya, menguat 3,19 persen ke level Rp970 per saham pada sesi pertama perdagangan hari ini.

Selanjutnya ada saha, PT Bank Aladin Syariah Tbk. (BANK) yang meningkat 1,32 persen, disusul PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) dengan kenaikan saham sebesar 0,37 persen, kemudian PT Bank Jago Tbk. (ARTO) yang naik tipis 0,29 persen ke posisi Rp8.500 per unit.

Pada penutupan perdagangan kemarin, ARTO memimpin penguatan saham bank digital dengan kenaikan 19,79 persen menuju level Rp8.475 per lembar. Total saham yang diperdagangkan sebanyak 129,6 juta dengan nilai turnover Rp1 triliun, atau terbesar sejak 25 Februari lalu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini