Gandeng KB Kookmin di Korea, Ini yang BNI (BBNI) Incar

Bisnis.com,03 Jun 2022, 13:21 WIB
Penulis: Dionisio Damara
Kantor BNI/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) berpotensi menggarap bisnis dari perdagangan Indonesia-Korea Selatan, berkat kerja sama dengan KB Kookmin Bank. Potensi nilai perdagangan tersebut diperkirakan mencapai US$30 miliar pada 2022.

Duta Besar RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistiyanto menyambut positif kerja sama yang dilakukan BNI dengan KB Kookmin Bank. Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya dapat mendorong bisnis perusahaan, tetapi juga ekonomi Indonesia ke depan. 

Dia mencatat tahun lalu nilai perdagangan Indonesia-Korea Selatan telah mencapai US$17 miliar. Tahun ini, dia optimistis nilai perdagangan tersebut bisa meningkat signifikan hingga US$30 miliar atau sekitar Rp432,91 triliun.

“Kami tahu bahwa investasi yang berasal dari Korea Selatan cukup besar. Hal tersebut berpotensi memperbesar peluang ekspor impor kedua negara. Saya optimistis sekali nilai perdagangan tahun ini bisa mencapai US$30 miliar,” ujarnya, Kamis (3/6/2022).

Gandi juga berharap pemerintah bersama DPR dapat mengesahkan segera regulasi atau Indonesia Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA). Hal ini berguna untuk menarik investor asal negeri ginseng secara optimal dan lebih efisien.

Di sisi lain, BNI diketahui terus memperluas bisnis internasionalnya melalui sinergi dengan KB Kookmin Bank. Kerja sama ini tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani di Jakarta, pada akhir Mei 2022 lalu.

Direktur Treasury dan Internasional BNI Henry Panjaitan mengatakan kerja sama antara BNI dan bank asal Korea Selatan ini meliputi transaksi treasury, kredit sindikasi, trade finance, serta pendanaan dalam mata uang lokal.

Tak cuma itu, kerja sama ini juga mencakup pertukaran informasi nasabah yang ingin melakukan perdagangan atau berinvestasi di negara asal kedua bank tersebut.

“BNI terus berupaya meningkatkan peran sebagai bank global Indonesia dengan salah satu langkah strategisnya yaitu dengan bekerjasama dengan KB Kookmin Bank sebagai bank nomor satu di Korea Selatan,” ungkapnya.

Henry menambahkan, selain mendapatkan manfaat transaksi bisnis antara kedua bank, BNI sebagai agen pembangunan dapat memfasilitasi masuknya investasi negara Korea Selatan ke Indonesia yang meningkat pesat beberapa tahun terakhir.

Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pertukaran informasi nasabah. Hal ini membuat BNI dapat memfasilitasi eksportir Indonesia untuk terkoneksi dengan para importir Korea Selatan, yang merupakan nasabah KB Kookmin Bank.

“Ke depannya, kami berharap kedua bank dapat meningkatkan hubungan yang lebih erat sekaligus menghasilkan transaksi-transaksi bisnis yang saling menguntungkan kedua belah pihak,” tutur Henry.

Sementara itu, bagi KB Kookmin Bank, strategi untuk masuk ke pasar Indonesia telah dimulai pada 2018 dengan mengakuisisi saham Bank Bukopin. Hingga saat ini, jumlah kepemilikan KB Kookmin Bank atas Bukopin sebesar 67 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini