Bank Permata (BNLI) Pimpin Sindikasi Kredit Rp1,2 Triliun Ke Mandala Multifinance

Bisnis.com,10 Jun 2022, 12:35 WIB
Penulis: Rika Anggraeni
Bank Permata (BNLI) memimpin sindikasi kredit Rp1,2 triliun yang dikucurkan kepada Mandala Multifinance atau MFIN./Bisnis-Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Permata Tbk. (BNLI) memimpin sindikasi kredit yang akan diberikan kepada PT Mandala Multifinance Tbk. atau MFIN. Bank Permata bertindak sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner (MLAB) dengan dukungan 5 bank lainnya 

Direktur Wholesale Banking Bank Permata Darwin Wibowo menyampaikan kerja sama fasilitas kredit ini merupakan komitmen perseroan untuk ikut serta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui dukungan dalam penyaluran kredit kepada masyarakat. 

“Dengan melihat kapabilitas Mandala yang solid dalam menghadapi masa pandemi dan tetap menghasilkan kinerja keuangan yang baik kami optimis fasilitas kredit yang kami sediakan ini dapat mendukung bisnis Mandala di bidang pembiayaan kendaraan bermotor, khususnya roda dua yang mulai menggeliat kembali,” kata Darwin dalam keterangan tertulis, Jumat (10/6/2022). 

Selain itu, Darwin menuturkan kerja sama ini juga merupakan komitmen Bank Permata sebagai universal bank dalam memberikan produk dan layanan pada seluruh segmen lintas generasi. 

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua bank nasional yang ikut berpartisipasi dalam sindikasi ini,” tambahnya.

Menurut Direktur Bisnis Mandala Multifinance Christel Lasmana, kepercayaan yang diberikan Bank Permata merupakan dukungan yang sangat besar di masa pemulihan ekonomi sekarang, khususnya bagi perusahaan.

“Khususnya bagi Mandala yang bergerak di pembiayaan kendaraan bermotor roda dua, dalam memberikan layanan yang terbaik dan menjangkau lebih banyak konsumen di Indonesia,” ujar Christel.

Dalam fasilitas kredit ini, Bank Permata dan CIMB Niaga bertindak sebagai MLAB dengan total komitmen masing-masing sebesar berturut-turut Rp350 miliar dan Rp300 miliar. Kemudian, ada KEB Hana Indonesia yang bertindak sebagai Lead Arranger dengan komitmen Rp200 miliar.

Kredit sindikasi ini juga didukung oleh tiga bank pembangunan daerah (BPD), yaitu Bank Sulselbar, Bank Papua, dan Bank Jateng. Ketiganya bertindak sebagai Arranger dengan komitmen berturut-turut sebesar Rp150 miliar, Rp100 miliar, dan Rp100 miliar. 

Tercatat, pada kuartal I/2022, emiten bank dengan sandi saham BNLI ini mencatat penyaluran kredit tumbuh 10 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi sebesar Rp129 triliun. Penyaluran kredit ini utamanya didorong oleh pertumbuhan kredit korporasi dan KPR masing-masing sebesar 17,3 persen dan 22,7 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Muhammad Khadafi
Terkini