Amartha Gandeng BPR di Sumatra Selatan, Sebar Rp50 Miliar ke Usaha Mikro

Bisnis.com,17 Jun 2022, 09:31 WIB
Penulis: Aziz Rahardyan
CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra. Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA - Platform teknologi finansial pendanaan bersama (fintech P2P lending) yang menyasar pelaku usaha mikro wanita, PT Amartha Mikro Fintek kembali menggandeng Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sebagai pemberi pinjaman (lender) institusi.

Terbaru, Amartha resmi bekerja sama dengan BPR Utomo Manunggal Sejahtera dalam menyalurkan kredit channeling senilai Rp50 miliar, menargetkan perempuan pengusaha mikro di wilayah Sumatra Selatan, terutama wilayah pedesaan.

Chief Risk & Sustainability Officer Amartha Aria Widyanto menyampaikan kolaborasi dengan BPR Utomo Manunggal Sejahtera telah dinantikan, karena merupakan mitra BPR perdana Amartha untuk wilayah Sumatra.

"Permodalan dari hasil kolaborasi ini, akan disalurkan untuk UMKM di sektor perdagangan di provinsi Sumatra Selatan. Kami berharap sinergi ini dapat menjadi penggerak bagi institusi lain untuk bersama-sama memberi akses permodalan melalui Amartha, sehingga penyaluran modal usaha dapat menjangkau wilayah lainnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (16/6/2022).

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2021, Amartha telah menyalurkan dana untuk UMKM di Sumatra Selatan mencapai lebih dari Rp200 miliar, dan total dana yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp400 miliar hingga tahun ini.

"Potensi UMKM di Sumatra Selatan juga sangat baik untuk dikembangkan, hingga saat ini Amartha mengelola lebih dari 78 ribu ibu mitra di Sumatra Selatan," tambahnya.

Amartha menyadari bahwa terwujudnya akselerasi penyaluran modal di pedesaan membutuhkan peran dan kerja sama dengan banyak pihak, termasuk lewat kolaborasi dengan BPR Utomo Manunggal Sejahtera.

"Kami percaya, kerja sama yang saling menguntungkan ini akan membawa dampak yang lebih besar lagi, tidak hanya bagi kami sebagai perusahaan penyediaan layanan keuangan, tetapi juga para mitra binaan yang merasakan langsung dampak kesejahteraan bagi keluarga mereka," jelasnya.

Ferrial Aksha, Direktur Utama BPR Utomo Manunggal Sejahtera menyampaikan bahwa pihaknya memilih Amartha sebagai mitra untuk menyalurkan permodalan usaha, karena melihat bisnis model Amartha yang sustainable.

"Di mana Amartha memadukan teknologi dengan membawa dampak sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro perempuan. Para mitra pelaku usaha mikro yang termonitor ini juga mendapatkan pelatihan dengan baik sehingga bisnisnya dapat berkembang," ujarnya.

Sebagai informasi, sejak tahun 2011, BPR Utomo Manunggal Sejahtera Sumsel telah berhasil mencapai prestasi sebagai BPR dengan kinerja keuangan yang mumpuni selama sembilan tahun berturut-turut dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2021.

Ferrial berharap dengan sinergi dan kolaborasi dengan Amartha akan membawa dampak yang lebih besar untuk membuka layanan keuangan dengan lebih mudah, cepat dan luas dalam penyaluran pendanaan kepada pelaku UMKM.

Sebagai perusahaan teknologi, Amartha juga berkomitmen untuk mendongkrak digitalisasi pedesaan dengan meluncurkan layanan keuangan dan produk-produk inovatif seperti Amartha+, yang dapat digunakan oleh mitra Amartha untuk melayani transaksi ‘pembayaran digital di pedesaan, mulai dari pembayaran tagihan rumah tangga, BPJS, hingga belanja borongan.

Sejauh ini, Amartha telah menyalurkan modal usaha sebesar lebih dari Rp6,5 triliun kepada lebih dari satu juta perempuan pengusaha mikro. Amartha terbukti dapat menjaga kualitas pinjaman dengan angka NPL yang stabil di bawah 0,5 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini