10 Bank Digital di Indonesia, Jago hingga Blu by BCA

Bisnis.com,23 Jun 2022, 18:50 WIB
Penulis: Alifian Asmaaysi
Ilustrasi daftar bank digital di Indonesia/Freepik

Bisnis.com, JAKARTA – Digitalisasi perbankan mendorong tren menjamurnya bank digital di Indonesia. Simak profil 10 bank digital di Indonesia mulai dari Bank Jago hingga Blu by BCA.

Kehadiran Bank digital disinyalir akan menjadi tonggak awal perubahan struktur perbankan di Indonesia. Mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) no. 12/2021, definisi bank digital dinilai berbeda dengan layanan bank digital. Bank digital adalah pelaku praktik perbankan yang sepenuhnya dilakukan dengan menggunakan peranti online.

Sebut saja, Bank Jago atau ARTO yang digadang-gadang menjadi pionir kehadiran bank digital di tanah air. Merujuk pada data yang disajikan Bursa Efek Indonesia (BEI), pada awal Juni lalu Bank Jago memiliki kapitalisasi pasar ARTO bahkan sudah menembus Rp129,9 triliun.

Berikut 10 daftar profil Bank Digital di Indonesia yang perlu Anda ketahui

1. Jago – Bank Jago

Bank Jago Tbk. pertama berdiri pada 1 Mei 1992 dan baru mendapatkan izin sebagai Bank Umum tertanggal 10 Juli 1992. Bank Jago pertama kali melakukan praktik perbankan profesionalnya pada 12 Desember 1992. Pada tahun 2020, PT Bank Artos Indonesia Tbk berganti nama menjadi PT Bank Jago Tbk (ARTO), yang selanjutnya meluncurkan Bank Digital bernama Jago.

Meski telah berkiprah selama 30 tahun, Bank Jago terus menghadirkan inovasi guna memberikan kenyamanan dan pelayanan ekstra pada para nasabahnya.

Merujuk pada laman resminya, Bank Jago menjanjikan kemudahan pada para nasabahnya dalam bertransaksi secara lebih life centric (memandang pekerjaan dan keuangan dari perspektif kehidupan).

2. Jenius - Bank BTPN

Aplikasi Bank Digital besutan Bank BTPN pertama kali diluncurkan pada 11 Agustus 2016. Setelah 5 tahun berkiprah, perusahaan yang dinahkodai oleh Sumitomo Mitsui Banking Corporation ini sudah memiliki lebih dari 3,3 juta nasabah.

Menariknya, Jenius terkoneksi dengan sistem pembayaran internasional. Jadi, Anda dapat melakukan pembayaran dengan menggunakan Jenius dalam setiap transaksi Internasional Anda.

3. Digibank – Bank DBS

Bank DBS merupakan bank asal Singapura yang telah meluncurkan Bank Digital miliknya bernama Digibank pada tahun 2017 silam. Berhasil mendulang kesuksesan di pasar perbankan ritel India pada 2016, Digibank by DBS ini diluncurkan di Indonesia setahun setelahnya.

Digibank by DBS memungkinkan para nasabah untuk melakukan transaksi perbankan yang lebih mudah. Menawarkan layanan Paperless, Branchless dan signatureless, Digibank dapat menjadi alternatif bagi Anda yang tidak memiliki banyak waktu luang untuk mengurus administrasi perbankan di kantor cabang.

4. TMRW - UOB

TMRW by UOB pertama kali diluncurkan pada 2019 di Thailand dan masuk di Indonesia pada tahun 2020. TMRW merupakan bank digital besutan UOB yang dirancang bagi para generasi digital di ASEAN.

Pada tahun 2020, UOB berhasil menyabet berbagai penghargaan. Salah satunya UOB Indonesia sempat dinobatkan sebagai Best Digital Bank dalam ajang The Alpha Southeast Asia 2020.

5. Bank Raya - Bank BRI 

Bank Raya (ARGO) merupakan anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI)  yang terus melakukan pembaruan guna mendorong pertumbuhan Gig Economy. Salah satu kelebihan hadirnya Gig Economy adalah memiliki potensi besar untuk mendapatkan penghasilan tidak terbatas.

Menjawab hal tersebut, Bank Raya berkomitmen untuk menjadi The Best Digital Bank for Agri and Beyond dengan menjadi House of Fintech dan Home for Gig Economy. Bank Raya menawarkan layanan simpanan dan pinjaman bagi nasabah, antara lain Pinang Maksima, Pinang Performa, Pinang Flexi, hingga Paylater Pinang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

  1. 1
  2. 2
Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Feni Freycinetia Fitriani
Terkini