IHSG Risiko Lanjutkan Pelemahan, Cek HMSP, MTEL hingga WIKA

Bisnis.com,28 Jun 2022, 07:46 WIB
Penulis: Iim Fathimah Timorria
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (21/12/2021). Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan kemarin, Senin (27/6/2022) dengan parkir di zona merah. IHSG melemah 0,38 persen ke posisi 7.016,05 dan berisiko masih terkoreksi pada perdagangan hari ini, Selasa (28/6/2022).

Tim Analis MNC Sekuritas mengemukakan pergerakan IHSG cenderung sideways dan belum mampu break dari cluster MA20 dan MA60-nya. MNC Sekuritas memprediksi IHSG masih rawan koreksi selama belum mampu break dari 7.138 sebagai resistance-nya untuk membentuk wave [b] label hitam ke rentang 6.786–6.850.

"Namun apabila IHSG mampu break 7.138 maka IHSG akan membentuk wave [b] label merah ke arah 7.172,” tulis MNC Sekuritas dalam laporan harian, Selasa (28/6/2022).

Untuk hari ini, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG dapat bergerak di kisaran level support di 6.850 dan 6.800, sementara level resistance di 7.070 dan 7.138.

Adapun beberapa saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini di antaranya sebagai berikut:

ASRI - Buy on Weakness 

ASRI ditutup menguat 4,8 persen ke level 174 pada perdagangan kemarin (27/6/2022), penguatan ASRI pun break dari resistance terdekatnya di 170 diiringi tekanan beli yang cukup besar. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ASRI saat ini sedang berada di awal wave wave (c) dari wave [y], sehingga ASRI masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

HMSP - Buy on Weakness 

Pada perdagangan kemarin (27/6/2022), HMSP ditutup cenderung flat di level 1.005. Selama HMSP tidak terkoreksi ke bawah 950 sebagai level supportnya, maka HMSP saat ini sedang berada di awal wave 3 sehingga HMSP masih berpeluang menguat.

MTEL - Buy on Weakness

MTEL ditutup terkoreksi 0,7 persen ke level 705 pada perdagangan kemarin (27/6/2022), pergerakan MTEL masih cenderung sideways dan tertahan oleh MA20-nya. MNC Sekuritas memperkirakan posisi MTEL saat ini sedang berada pada bagian dari wave (y) dari wave [b] pada label hitam, sehingga MTEL masih rawan koreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

WIKA - Buy on Weakness

WIKA ditutup terkoreksi 0,5 persen ke level 970 pada perdagangan kemarin (27/6/2022), pergerakan WIKA tertahan oleh upper band-nya. MNC Sekuritas memperkirakan saat ini posisi WIKA sedang berada di awal wave [iii] sehingga WIKA berpeluang berbalik menguat.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Farid Firdaus
Terkini