KPR BRI (BBRI) dan Bank Panin (PNBN) Melaju hingga Mei 2022

Bisnis.com,28 Jun 2022, 19:18 WIB
Penulis: Rika Anggraeni
Nasabah melakukan transaksi menggunakan ATM di kantor cabang Bank Panin di Jakarta, Senin (30/5/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Panin Indonesia Tbk. (PNBN) menyatakan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) terus mengalami pertumbuhan sepanjang lima bulan pertama di 2022.

Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto menyampaikan hingga akhir Mei 2022, penyaluran KPR BRI masih terus mengalami peningkatan dari tahun 2021, yaitu meningkat sebesar 4,70 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Aestika mengatakan sesuai dengan penurunan suku bunga acuan yang dilakukan oleh Bank Indonesia, maka BRI ikut menyesuaikan penurunan suku bunga KPR dibandingkan tahun 2021 sebesar 3,87 persen untuk suku bunga fixed satu tahun pertama.

Untuk suku bunga floating KPR BRI saat ini berada pada kisaran 13 persen  14 persen,” kata Aestika kepada Bisnis, Selasa (28/6/2022).

Lebih lanjut, dengan potensi tren kenaikan suku bunga, bank pelat merah dengan sandi saham BBRI ini telah menyiapkan strategi untuk tetap bisa melakukan pembiayaan KPR dengan suku bunga yang bersaing. Strategi tersebut di antaranya dengan melakukan KPR Virtual Expo dan digitalisasi pengajuan KPR melalui aplikasi BRISPOT untuk mendorong efisiensi.

BRI melakukan cross selling produk pada saat melakukan pelayanan KPR,” tambahnya.

Di sisi lain, Presiden Direktur Bank Panin Herwidayatmo mengungkapkan penyaluran KPR tumbuh melampaui target yang ditetapkan. Adapun, KPR yang disalurkan PNBN tumbuh 8,2 persen secara year-to-date (ytd) hingga Mei 2022.

Berdasarkan papan pengumuman suku bunga dasar kredit (SBDK) di laman perseroan per 31 Mei 2022, Bank Panin menetapkan SBDK untuk segmen KPR sebesar 7,75 persen.

“Suku bunga KPR selama 5 bulan pertama tahun 2022 tidak mengalami perubahan, sejalan dengan suku bunga acuan yang tidak berubah sejak lebih dari setahun terakhir,” tutur Herwidayatmo kepada Bisnis, Selasa (28/6/2022).

Herwidayatmo mengungkapkan bahwa hingga saat inikenaikan Fed rate belum berimbas pada suku bunga KPR Panin. Maka dari itu, Bank Panin akan terus mengamati perkembangan suku bunga acuan BI untuk menetapkan strategi penetapan suku bunga selanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Hadijah Alaydrus
Terkini