Kredit UMKM Melaju Seiring Pemulihan Ekonomi

Bisnis.com,29 Jun 2022, 06:28 WIB
Penulis: Leo Dwi Jatmiko
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Kredit UMKM yang disalurkan bank konsisten mengalami pertumbuhan, bahkan di atas kredit non-UMKM sejak Desember 2021 hingga April 2022. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan pemulihan ekonomi yang terjadi di Tanah Air.

Direktur Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mohamad Miftah mengatakan pada April 2022 kredit UMKM tumbuh 16,75 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu atau secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan tersebut jauh di atas pertumbuhan kredit non-UMKM yang hanya tumbuh 7,20 persen yoy.

Adapun secar total kredit pada April 2022 tumbuh 9,10 persen secara tahunan.

“Membaiknya pemulihan kredit tersebut salah satunya didorong oleh pertumbuhan kredit UMKM yang secara signifikan tumbuh dari akhir 2021 yang sebesar 12,2 persen yoy, menjadi 16,75 persen yoy,” kata Miftah dalam Webinar Green UMKM Summit 2022 dikutip, Selasa (28/6/2022).

Miftah menambahkan kinerja positif pada kredit UMKM disertai dengan tingkat risiko yang dinilai masih cukup terkendali. Kredit bermasalah (non performing loan/NPL) sektor UMKM per April 2022 sebesar 4,38 persen, naik dari posisi sebelumnya 3,83 persen pada Desember 2021.

Sementara itu NPL kredit non-UMKM turun dari 2,78 persen per Desember 2021 menjadi 2,63 persen pada April 2022.

“[NPL kredit UMKM] Masih dibawah 5 persen sebagai batas psikologis,” kata Miftah.

Data OJK juga memperlihatkan bahwa rasio penyaluran kredit ke UMKM oleh perbankan meningkat ke kisaran 21,32 persen per April 2022 dari sebelumnya 19,85 persen pada Desember 2019.

“Jadi secara total sudah melebih 20 persen,” kata Miftah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Muhammad Khadafi
Terkini