Suku Bunga KPR Milenial Bank Mandiri (BMRI), Promo Fixed Rate Berjangka 10 Tahun

Bisnis.com,12 Jul 2022, 09:26 WIB
Penulis: Rika Anggraeni
Foto udara perumahan di Kawasan Ciwastra, Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/6/2020). /Bisnis-Rachman

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI menawarkan KPR milenial dengan suku bunga tetap atau fixed rate yang naik bertahap selama 10 tahun. Hal ini sejalan dengan upaya bank menjaring debitur berusia muda.

VP Corporate Communication Bank Mandiri Ricky Andriano menjabarkan bahwa KPR milenial per Juli 2022 menawarkan fixed rate 4,28 persen pada tahun pertama hingga ketiga. Selanjutnya, hingga tahun keenam naik menjadi 7,68 persen dan menjadi 9,68 persen pada tahun ke-7 hingga ke-10. 

“Untuk memastikan kualitas kredit dari kalangan milenial ini tetap bagus, maka dilakukan mitigasi berupa pemilihan target market, khususnya untuk milenial yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang merupakan nasabah wholesale kelolaan Bank Mandiri beserta value chain-nya,” kata Ricky kepada Bisnis, Senin (12/7/2022).

Adapun program unggulan lain Bank Mandiri terkait KPR antara lain dengan menjalin kerja sama dengan perusahaan rekanan untuk menyalurkan KPR khusus pegawainya, melalui program HOP atau house ownership program

Lalu, ada program KPR Lelang. Dalam program ini, Ricky menjelaskan terdapat pilihan properti dengan nilai market yang tinggi, namun dapat dimiliki dengan harga kompetitif melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). 

Selain itu, Bank Mandiri juga telah menyiapkan program marketing khusus developer premium. Program ini memungkinkan limit kredit yang lebih besar dan menawarkan benefit percepatan proses. 

Ricky mengatakan sejumlah program unggulan tersebut diharapkan meningkatkan pencairan KPR pada tahun ini. Hingga Mei 2022, bank mencatat KPR tumbuh 7,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Akan tetapi dia tidak menyebutkan angka total KPR pada periode tersebut. 

Mengutip presentasi korporasi Bank Mandiri, pada kuartal I/2022, KPR menyumbang 49,8 persen terhadap kredit konsumer perseroan atau senilai Rp46,7 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Muhammad Khadafi
Terkini