Bos Bank Jago (ARTO) Bocorkan Skema Kerja Sama dengan Gojek-Tokopedia (GOTO)

Bisnis.com,19 Jul 2022, 16:10 WIB
Penulis: Leo Dwi Jatmiko
Karyawati melayani nasabah di kantor cabang Bank Jago, Jakarta, Rabu (22/12/2021). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Jago Tbk. (ARTO) bersiap memperluas kerja sama dalam ekosistem PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) .

Digital Banking Director Bank Jago Peterjan van Nieuwenhuizen mengatakan perusahaan memiliki banyak prioritas kerja sama yang akan dijalin bersama Gojek-Tokopedia. Sebanyak 2-3 rencana tersebut berkaitan dengan pembiayaan.

“Kami memiliki 2 sampai 3 rencana yang akan kami kembangkan dalam hal pembiayaan. Dan dapat kami beritahukan sebelum akhir tahun ini kami akan memberikan suatu kejutan,” kata Peterjan kepada Bisnis, Senin (18/7/2022).

Peterjan belum dapat menceritakan secara detail kerja sama tersebut, namun dia mengatakan kerja sama terkait dengan kredit, pembayaran dan layanan perbankan. Kerja sama tersebut juga akan memberi manfaat bagi nasabah Bank Jago dan pengguna Gojek-Tokopedia.

Selain itu mengenai kerja sama Bank Jago dengan Gojek-Tokopedia ke depan, lanjutnya, akan saling melengkapi. Dia memberi gambaran saat ini sistem pembayaran Gopay milik Gojek dapat digunakan di semua banyak layanan. Namun tidak bisa dipakai untuk layanan di luar negeri, termasuk untuk membeli kebutuhan di e-commerce asing seperti Amazon.

Hal-hal tersebut yang nantinya dapat diselesaikan bersama sehingga terjadi hubungan yang saling melengkapi.

“Kami melihat potensi metode finansial yang fleksibel yang dikemas dalam satu paket. Dan itu adalah janji yang akan kami kerjakan bersama dengan Gojek,” kata Peterjan.

Dia mengatakan kerja sama dengan Gojek selama ini turut berkontribusi terhadap bisnis perusahaan, termasuk dalam merangkul nasabah baru yang saat ini jumlahnya mencapai 2,3 juta nasabah.

Peterjan juga mengatakan profitabilitas yang dibukukan Bank Jago pada kuartal I/2022 adalah buah dalam berinvestasi ke hal-hal yang bersifat profit.

Sekadar informasi pada kuartal I/2022 Bank Jago membukukan laba bersih senilai Rp19 miliar, membalikan kondisi di mana pada periode yang sama tahun lalu perusahaan masih mencatatkan rugi.

Pertumbuhan kredit tersebut didorong oleh pertumbuhan kredit Jago syariah yang mencapai 376 persen year on year/ yoy menjadi Rp6,14 triliun pada Maret 2022. Pendapatan bunga bersih perusahaan tumbuh 845 persen yoy, menjadi Rp316 miliar.

Adapun untuk kepemilikan saham, per Maret 2022, PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia memiliki 29,81 persen saham Bank Jago, disusul kemudian PT Dompet Karya Anak Bangsa (Gopay) sebanyak 21,4 persen, Wealth Track Technology Limited sebesar 11,69 persen, GIC Private Limited sebesar 9,22 persen dan publik sebesar 27,88 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini