Tarif Pesawat Naik, Lion Parcel, Paxel, dan JNE Ubah Strategi Pengiriman

Bisnis.com,31 Jul 2022, 18:59 WIB
Penulis: Anitana Widya Puspa
Lion parcel /Lion Parcel

Bisnis.com, JAKARTA - Lion Parcel dan Paxel memilih tak bergantung kepada pengiriman lewat moda udara akibat naiknya biaya avtur yang tinggi.

CMO Lion Parcel Kenny Kwanto mengakui bahwa harga penerbangan saat ini sedang tinggi-tingginya karena kenaikan harga avtur. Meski demikian, hingga kini Lion Parcel belum menaikkan tarif pengiriman.

Dia berpendapat efisiensi yang dilakukan oleh perseroan tak hanya berasal dari tarif tetapi juga ada konsolidasi internal yang lebih dalam

"Ada konsolidasi internal. Jadi saat ini belum ada kenaikan. Moda angkut bukan hanya pesawat tapi sekarang juga bisa trucking. Banyak pelanggan masih bisa dilayani lewat trucking," jelasnya, Minggu (31/7/2022).

Kenny memastikan industri logistik saat ini harus mampu mendukung pemulihan ekonomi yang berlangsung. Terutama di tengah tantangan inflasi yang saat ini dihadapi oleh Indonesia jangan sampai berimbas ke tingkat konsumsi dalam negeri.

"Kami coba konsolidasi internal supaya kalau bisa harga nggak naik at least kompetitif," imbuhnya

Dia memastikan tarif Lion Parcel selalu memantau harga pengiriman logistik lainnya dan memastikan untuk tetap kompetitif. Salah satu caranya dengan memberikan layanan yang lebih baik dengan harga yang berada di bawah kompetitornya.

Harga di bawah kompetitor tersebut, sebutnya, di kisaran yang beragam mulai dari 10 persen sampai 20 persen.

Sementara itu, Co Founder Paxel Zaldy Ilham Masita menuturkan saat ini kenaikan harga pesawat juga menjadi tekanan bagi industri logistik. Terutama selama ini moda pesawat menjadi opsi utama untuk pengiriman yang membutuhkan kecepatan waktu. oleh karena itu pihaknya juga sedang mengupayakan untuk memilih beberapa produk jenis makanan yang memungkinkan opsi untuk pengiriman lewat moda transportasi laut.

Zaldy juga bersyukur saat ini tol trans Jawa sudah mulai tersambung, sehingga Paxel bisa melakukan pengiriman di antara pulau Jawa lewat truk. Dari sisi biaya, harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan moda udara dan kecepatan waktu pengiriman sudah tidak berbeda jauh.

Alhasil, Paxel saat ini sudah tidak banyak memanfaatkan pengiriman makanan dengan menggunakan pesawat. Pengiriman lewat moda pesawat hanya dilakukan untuk di pulau Jawa, seperti Kalimantan dan Sulawesi.

"Bersyukur tol trans Jawa sudah nyambung. Kami juga berharap nanti dengan tol di Trans Sumatera sudah tersambung, kami pindahkan dari moda udara ke darat," jelasnya.

Presiddn Direktur JNE M. Feriadi juga menilai kenaikan biaya avtur akan berpengaruh terhadap biaya logistik. Feriadi membeberkan strategi agar tetap kompetitif, salah satu caranyanya dengan menggunakan moda transportasi darat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Andhika Anggoro Wening
Terkini