Bisnis Kopi Marak, Pemkot Malang Gelar Pelatihan Barista

Bisnis.com,24 Agt 2022, 08:26 WIB
Penulis: Choirul Anam
Pelatihan barista yang diselenggarakan Disnaker PMPTSP, Kota Malang, Senin (22/8/2022)./Istimewa

Bisnis.com, MALANG — Pemkot Malang intensif untuk menggelar berbagai pelatihan mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja dan lahirnya wirausaha baru sehingga dapat menekan tingkat pengangguran.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Siti Mahmudah, mengatakan realisasi dari upaya tersebut a.l dengan menggelar Pelatihan Barista yang digelar di Max One Hotel Malang selama enam hari mulai Senin, 22 Agustus 2022.

“Kompetensi, keterampilan, dan daya saing pencari kerja harus ditingkatkan agar lebih berdaya dalam kompetisi mendapatkan pekerjaan, dalam hal ini adalah barista,” ucapnya, Selasa (23/8/2022).

Menurut dia, barista merupakan profesi yang cukup bergengsi, skill dan pengetahuan tentang perkopian yang dimiliki oleh seorang barista sangat dibutuhkan oleh kafe, restoran atau tempat apa saja yang menyajikan kopi.

"Pelatihan barista bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan kompetensi aga dapat dimanfaatkan peserta sebagai bekal mencari kerja atau memulai usaha. Pada akhirnya akan dapat meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Menurut dia, semakin maraknya kedai kopi yang dibangun saat ini, menunjukkan tren minuman kopi semakin digandrungi oleh masyarakat di Indonesia. Maraknya kedai kopi juga menjadikan profesi barista sebagai pekerjaan yang banyak diminati oleh kawula muda.

Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan generasi emas hanya bisa terwujud apabila penduduk usia produktif utamanya pemuda bisa mandiri dan berkarya.

"Kota Malang ini dominan sekali usia produktif dan pemudanya. Dengan dinamika global saat ini, tantangan penyediaan lapangan pekerjaan luar biasa. Pencari kerja juga perlu ditanamkan mindset menjadi pencipta lapangan kerja", ujar Sutiaji.

Pelatihan Barista diikuti oleh 50 pencari kerja di Kota Malang. Peserta tidak hanya menerima materi pelatihan, namun juga akan mengalami sesi praktik langsung dan mengikuti uji kompetensi untuk mengukur kemampuan peserta pascapelatihan.(K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Miftahul Ulum
Terkini