Sumitomo Mitsui ‘PDKT’, Saham Bank Panin (PNBN) Reli

Bisnis.com,24 Agt 2022, 10:59 WIB
Penulis: Dionisio Damara
Nasabah melakukan transaksi menggunakan ATM di kantor cabang Bank Panin di Jakarta, Senin (30/5/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Kabar pendekatan yang dilakukan Sumitomo Mitsui Financial Group untuk menjadi pemegang saham pengendali PT Bank Pan Indonesia Tbk. atau Bank Panin (PNBN), telah membuat saham perseroan melonjak 3 hari beruntun.

Berdasarkan data Rabu (24/8/2022), saham PNBN sampai dengan pukul 10.46 WIB terpantau menguat 0,46 persen level Rp2.120 per lembar. Semenjak Sumitomo Mitsui dikabarkan mendekati PNBN, membuat saham dari bank milik Mu'min Ali Gunawan ini berada di zona hijau secara beruntun pada 22 – 24 Agustus 2022.

Pada 22 Agustus, saham PNBN terbang 22,36 persen ke level Rp1.915 dengan volume transaksi mencapai 66,83 juta. Sementara itu, hari berikutnya, saham PNBN melesat 7,05 persen ke Rp2.050. Sepanjang tahun berjalan saham PNBN bahkan sudah naik 179,22 persen.

Adapun kabar Sumitomo Mitsui mendekati Bank Panin bermula ketika sumber dalam pemberitaan Bloomberg menyebutkan Sumitomo akan bersaing dengan Mitsubishi UF Financial Group Inc. (MUFG) untuk menjadi pengendali saham PNBN.

Sumber tanpa nama itu menuturkan kedua perusahaan finansial asal Jepang, tersebut tengah bekerja dengan penasihat investasi dan mempelajari dokumen yang disediakan sebelum beranjak ke perjanjian penawaran yang mengikat (conditional sale purchase agreement/CSPA).

Sementara itu, pertimbangan penjualan dikabarkan masih berlangsung dan belum memiliki keputusan akhir. Sumber Bloomberg tersebut menyatakan saat ini semua pihak sedang mempertimbangkan rencana terbaik.

MUFG sendiri dinilai sebagai kandidat terkuat dalam persaingan menjadi pengendali saham Bank Panin. MUFG juga diketahui merupakan pemegang saham pengendali PT Bank Danamon Tbk. (BDMN) dengan kepemilikan 92,47 persen.

Di sisi lain, PNBN mencetak kinerja ciamik sepanjang paruh pertama 2022 dengan meraih laba bersih Rp1,6 triliun atau tumbuh 10,45 persen year-on-year (yoy). Kenaikan pendapatan bunga bersih dan turunnya beban bunga jadi faktor kunci kenaikan laba PNBN.

Presiden Direktur Bank Panin Herwidayatmo mengatakan pada kuartal II/2022 pendapatan bunga bersih perseroan mencapai Rp5,04 triliun, naik 3,85 persen yoy. Adapun beban bunga berhasil dipangkas 31,33 persen yoy menjadi Rp1,84 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Aprianto Cahyo Nugroho
Terkini