Okupansi Hotel di Lovina Masih Rendah

Bisnis.com,16 Sep 2022, 13:20 WIB
Penulis: Harian Noris Saputra
Perahu motor yang disewakan untuk melihat lumba-lumba di Pantai Lovina./Bisnis-Harian Noris Saputra

Bisnis.com, SINGARAJA – Okupansi hotel di kawasan wisata Lovina, Buleleng masih rendah meskipun pariwisata Bali sudah masuk dalam tahap pemulihan dan wisatawan mancanegara sudah masuk.

Wisatawan mancanegara maupun domestik yang datang ke Bali masih terkonsentrasi di Bali Selatan seperti Kuta, Seminyak, Sanur, Ubud. Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali juga masih belum pulih total seperti sebelum pandemi sehingga tidak banyak wisman datang ke Lovina.

Pemilik Rini Hotel, Ni Ketut Rini, menjelaskan dari 14 kamar hotel yang ada, yang terisi tidak sampai 20 persen hingga September 2022. Tamu yang datang masih bersifat insidental, tidak menginap dalam jangka panjang seperti sebelum pandemi.

“Kamar yang terisi hanya beberapa saja, tiga sampai empat kamar, walaupun akhir pekan juga tidak ramai, memang disini belum pulih,” jelas Rini kepada Bisnis, Jumat (16/9/2022).

Menurut Rini, kondisi Lovina saat ini masih jauh dari normal, tamu lama yang menjadi langganan hotel sudah berkomunikasi tetapi masih belum bisa ke Bali karena pandemi Covid-19. Pihak hotel berharap kondisi segera pulih total sehingga wisman banyak datang ke Lovina.

Masih belum pulihnya pariwisata Lovina juga terlihat dari kondisi pantai Lovina yang tidak seramai seperti sebelum pandemi. Pantauan dari Bisnis, belum banyak wisman yang berkunjung ke pantai Lovina, begitu juga dengan jasa perahu wisata untuk melihat Lumba – Lumba di pantai Lovina masih sepi penumpang. Puluhan perahu terlihat bersandar di pinggir pantai Lovina. (C211)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Miftahul Ulum
Terkini