Kurangi Emisi Karbon, BRI Terapkan Penggunaan Kendaraan Listrik

Bisnis.com,21 Sep 2022, 23:31 WIB
Penulis: Dionisio Damara
Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). Fast charging 50 kW ini didukung berbagai tipe gun mobil listrik. ANTARA FOTOrn

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) berkomitmen menerapkan aspek sustainability dalam setiap operasional bisnis perseroan, salah satunya melalui inisiatif akselerasi transisi kendaraan listrik

Langkah ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Menteri BUMN S- 565/MBU/09/2022 per tanggal 12 September 2022 tentang dukungan percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan.

Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto mengatakan perseroan senantiasa menjalankan prinsip environmental, social, governance (ESG) untuk keberlanjutan kehidupan manusia serta mendorong tingkat kemakmuran ataupun prosperity.

Langkah ini menjadi upaya emiten bank berkode saham BBRI tersebut dalam mengurangi emisi karbon serta mendukung pencapaian target Net Zero Emission Indonesia pada 2060.

“BRI sebagai lembaga keuangan konsisten berperan aktif dalam upaya pengurangan emisi di Indonesia. Penggunaan kendaraan listrik ini akan kami tingkatkan secara bertahap,” ungkap Solichin dalam keterangan tertulis, Rabu (21/9/2022).

BRI tercatat telah menggunakan 30 mobil listrik yang tersebar di berbagai Regional Office (RO) sebagai kendaraan operasional. Tidak hanya itu, setidaknya terdapat 50 motor listrik GESITS yang mulai digunakan oleh para tenaga pemasar BRI.

Solichin menambahkan, bahwa penggantian kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik di seluruh unit kerja BRI akan dilaksanakan secara bertahap. Hal ini dengan memerhatikan kesiapan infrastruktur dan jenis kendaraan listrik yang beredar di Indonesia.

Riset yang dilakukan BRI menunjukan bahwa selain ramah lingkungan, penggunaan mobil listrik juga lebih ekonomis dibandingkan kendaraan konvensional. Biaya yang dikeluarkan mobil listrik lebih rendah lima kali lipat dibandingkan kendaraan konvensional.

BRI sebagai lembaga keuangan juga berperan aktif dalam mendorong pembiayaan bagi sektor berkelanjutan. Hingga kuartal II/2022, sebanyak Rp657,1 triliun atau setara 65,5 persen dari total portofolio kredit BRI telah menerapkan prinsip ESG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Nancy Junita
Terkini