PNM Salurkan Pembiayaan Rp141,61 Triliun per September 2022

Bisnis.com,23 Sep 2022, 14:57 WIB
Penulis: Rinaldi Mohammad Azka
Karyawati beraktivitas di kantor PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Jakarta, Senin (27/6). Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA - BUMN pembiayaan mikro, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah merealisasikan penyaluran pembiayaan mencapai Rp141,61 triliun per 21 September 2022.

Direktur Operasional PNM Sunar Basuki menjelaskan hingga 21 September 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp141,61 triliun kepada Nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 12,71 juta Nasabah.

"Saat ini PNM memiliki 3.504 kantor layanan PNM Mekaar dan 639 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan," terangnya, Jumat (23/9/2022).

Permodalan Nasional Madani juga menjalin kerjasama bersama Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dalam rangka mendukung program Kampus Merdeka Indonesia menyiapkan generasi penerus Indonesia yang akan pemimpin dan meningkatkan kompetensi umenghasilkan lulusan sesuai kebutuhan kerja.

Direktur Operasional PNM ini menerangkan pembangunan berkelanjutan di sektor pembangunan manusia dan teknologi, ekonomi, pemerataan pembangunan ketahanan nasional, dan tata kelola kepemerintahan.

Sunar Basuki hadir dalam acara Orasi Ilmiah Fakultas Biologi pada Dies Natalis Ke-59 Tahun 2022 dan berperan sebagai pemapar materi bercerita mengenai 3 modal utama PNM yaitu modal finansial, intelektual dan sosial.

Modal finansial diberikan melalui pembiayaan usaha produktif, sedangkan modal intelektual melalui pendampingan antara lain pelatihan, berbagi info dan pengalaman. Sedangkan modal sosial, PNM membangun kepedulian nasabah melalui jejaring usaha dan sinergi bisnis yang mampu membantu percepatan usaha nasabah.

Dalam mengusung modal utama PNM yaitu modal intelektual, PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), memberikan pelatihan yang bersifat pendampingan antar PNM dengan nasabah yang tujuannya mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan.

Bekerja sama dengan Universitas Jenderal Soedirman, PMN mendapatkan masukan pentingnya strategi dan optimalisasi budidaya serta pemasaran produk yang berasal dari lebah klanceng, sehingga memiliki kemasan atau label dan branding produk usaha yang bagus sehingga dapat meningkatkan peluang usaha.

“PNM berkolaborasi dengan Universitas Jenderal Soedirman guna mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka untuk menyiapkan sosok pemuda dan pemudi Indonesia yang kelak akan menjadi seorang pemimpin dan meningkatkan kompetensi untuk menghasilkan lulusan sesuai kebutuhan kerja,” tegas Sunar Basuki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Hafiyyan
Terkini