Ajaib Masukkan 3 Petinggi Baru, Berikut Profil Bos Anyar Bank Bumi Arta (BNBA)

Bisnis.com,02 Nov 2022, 11:45 WIB
Penulis: Alifian Asmaaysi
Ilustrasi kartu pembayaran berlogo GPN terbitan PT Bank Bumi Arta Tbk./www.bankbba.co.id

Bisnis.com ,JAKARTA – PT Bank Bumi Arta Tbk. (BNBA) resmi mengumumkan Aditya Putra Utama, John Engelen, dan Juliana Eteng sebagai tiga petinggi baru. Ketiganya masuk setelah perusahaan mengadakan RUPS LB seiring telah maksimalnya kendali PT Takjub Financial Teknologi (Ajaib) menjadi 40 persen.

Labih rinci, Aditya Putra Utama ditunjuk oleh bank berkode emiten BNBA tersebut menjadi direktur menggantikan Henry Koenaifi yang mundur dari jabatannya. Henry sebelumnya adalah Direktur Perbankan Digital BNBA. 

Selanjutnya, Juliana Eteng dipercaya mengemban amanah sebagai komisaris sekaligus merangkap komisaris independen perseroan. Juliana dipercaya menduduki jabatan yang sebelumnya diampu oleh Anton BS Hudyana.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Bumi Arta juga menunjuk John David Nehemia Engelen sebagai direktur perseroan yang akan menjalankan kewajiban sesuai dengan perseroan.

Untuk diketahui, penunjukan ketiga petinggi baru BNBA tersebut disetujui oleh 99,3 persen pemegang saham yang hadir dalam rapat pemegang saham. 

Lalu bagaimanakah perjalanan karir para bos baru dari BNBA ini? 

  1. Aditya Putra Utama

PT Bank Bumi Arta Tbk. (BNBA) resmi menyetujui dan mengangkat Aditya Putra Utama sebagai Direktur Perseroan. Menariknya, sosok Aditya, orang baru di Bank Bumi Arta.

Sebelum dicalonkan dan diangkat sebagai direktur, Aditya memiliki sebagai general manager produk perbankan digital yang juga merupakan pejabat eksekutif di PT Bank Bumi Arta Tbk.

“Bersamaan dengan dicalonkan sebagai, saat ini beliau [Aditya Putra Utama] Calon Direktur sebagai General Manager Produk Perbankan Digital (Pejabat Eksekutif) di PT Bank Bumi Arta Tbk,” tulis manajemen BNBA dalam keterangan tertulisnya, dikutip pada Selasa (2/11/ 2022).

Sebelum di PT Bank Bumi Arta Tbk, Aditya merupakan head digital products di PT Takjub Financial Teknologi (Ajaib) pada April hingga Juli 2022.

Aditnya juga sempat sempat sebagai head payment dan transaksi di PT Airpay Indonesia periode Mei hingga Juni 2020.

Selain itu, para lulusan sarjana matematika ITB ini juga tergabung dalam perusahaan Standard Charted Bank sejak 2014 hingga 2020. Total, Aditya dilaporkan memiliki 9 tahun penalaman di perbankan.

 

  1. John David Nehemia Engelen

Dalam RUPSLB, John Engelen resmi ditunjuk sebagai direktur kepatuhan Bank Bumi Arta. Pria berusia 33 tahun ini in bekerja di law firm kenamaan di Indonesia sebagai banking and finance dan merger & acquisition .

“John Engelen memiliki lebih dari 10 tahun pengalaman dalam bidang hukum dengan spesialisasi di bidang jasa keuangan dan hukum teknologi, baik sebagai konsultan hukum maupun sebagai Senior Vice President Legal & Compliance pada perusahaan unicorn di bidang jasa keuangan,” tulis BNBA dalam karirnya.

Engelen juga sempat memimpin beberapa proyek akuisisi bank berupa perseroan terbatas. Selain itu, sosok direktur baru BNBA ini juga sempat mengunjungi sebagai Senior Vice President pada perusahaan unicorn di bidang jasa keuangan.

Untuk diketahui, John Engelen memperoleh gelar Sarjana Hukum (SH) dari Universitas Indonesia pada tahun 2012. Kemudian dirinya melanjutkan studinya di Stanford Law School dan menyabet gelar Master of Law (LL.M.) pada 2018. Sosok ini juga pernah tercatat sebagai Abang None Jakarta Utara pada 2010. 

 

  1. Juliana Eteng

Dalam laporannya, BNBA juga menjelaskan bahwa Juliana Eteng sebagai komisaris Independen PT Bank Bumi Arta Tbk.

Sebelum mengemban Amanah sebagai komisaris PT Bank Bumi Arta, Juliana Eteng sempat berkarir di Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ Ltd Jakarta Branch.

Di perusahaan ini jabatan terakhir Juliana adalah Credit Analyst Department Head di Tokyo Mitsubishi UFJ Ltd Cabang Jakarta (2010-2013), dimana ia bertanggung jawab untuk, antara lain, mengelola, mengoordinasi, dan memimpin tim membuat kredit serta bertanggung jawab dalam memeriksa aplikasi , menganalisa dan mengawasi kredit para peminjam korporasi,” jelas BNBA.

Sebelum menjadi analis kredit , dia juga pernah terlibat dalam departemen lain di antaranya sebagai Credit Middle Area Unit Head di Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ Ltd Cabang Jakarta (2007-2009), Japanese and Non Japanese Borrowers Credit Analyst Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ Ltd Cabang Jakarta ( 2000-2006), dan Account Officer di Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ Ltd Cabang Jakarta (1996-2000).

Dilaporkan, juliana meraih gelar Bachelor of Science in Business Administration (B.Sc.) dan Master of Business Administration (MBA) nya dari State University of New York at Buffalo, Amerka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini