Akseleran Bidik Penyaluran Pembiayaan Capai Rp3,2 Triliun

Bisnis.com,30 Nov 2022, 19:05 WIB
Penulis: Nabil Syarifudin Al Faruq
Co Founder & Chief Executive Officer PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia Ivan Nikolas Tambunan. Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Platform crowdfunding peer to peer (P2P) lending Akseleran menargetkan penyaluran pinjaman usaha pada tahun 2022 sebesar Rp3,2 triliun atau naik hampir 70 persen dibandingkan target sebelumnya.

CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Tambunan mengatakan, untuk mencapai target pertumbuhan tahun 2022, Akseleran saat ini didukung oleh lebih dari 250 ribu pemberi dana pinjaman perorangan (retail lender) yang tersebar dari Aceh hingga Papua dan belasan institutional lender.

“Hingga pertengahan November 2022, Akseleran sudah menyalurkan total pinjaman kumulatif sebesar lebih dari Rp6,3 triliun yang disalurkan kepada sebanyak 4 ribu lebih peminjam [borrower] yang merupakan para pelaku usaha (UMKM),” ujar Ivan kepada Bisnis, Rabu (30/11).

Sejalan dengan optimisme pada tahun ini, Akseleran pada tahun depan pun menargetkan kenaikan pinjaman sebesar 70 persen dengan nilai lebih dari Rp5 triliun. Hal ini dilakukan dengan melakukan penetrasi pasar dengan lebih gencar dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha di Indonesia.

Sebelumnya, Akseleran hingga pertengahan November 2022 mencatat total akumulatif NPL sebesar 0,04 persen dari total pinjaman yang tersalurkan atau lebih rendah dibandingkan realisasi NPL periode yang sama tahun lalu di angka 0,07 persen.

Ivan menyampaikan bahwa perolehan tersebut sejalan dengan strategi perusahaan, di mana Akseleran selalu menerapkan penilaian pinjaman yang mumpuni agar menjaga kredit macet tidak meningkat. Sejumlah penilaian yang terus menjadi perhatian adalah keadaan keuangan calon peminjam, kelayakan dan validitas invoice, dan riwayat kredit secara komprehensif.

“Kami juga memproteksi hampir seluruh kampanye pinjaman yang ada di platform Akseleran dengan asuransi kredit yang melindungi 99 persen pokok pinjaman tertunggak. Jadi assesment-nya kita harus kuat agar NPL tidak tinggi,” ujar Ivan.

Seiring dengan perolehan tersebut, Ivan juga menyampaikan bahwa Akseleran optimis untuk tetap menjaga angka NPL tetap rendah di bawah 1 persen pada akhir tahun 2022, tentunya juga didukung oleh proteksi asuransi kredit tersebut.

Perlu diketahui, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per September 2022, TKB90 industri yang menunjukkan tingkat keberhasilan bayar nasabah berada di angka 96,93 persen. Sedangkan untuk Akseleran, total kumulatif NPL dari total penyaluran pinjaman usaha tercatat kurang dari 0,04 persen dengan TKB90 di angka 99,56 persen per September 2022 atau terus membaik sejak 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Feni Freycinetia Fitriani
Terkini