Pinjol Danamas Tebar Rp61,5 Miliar ke Mitra Start-up eFishery

Bisnis.com,20 Des 2022, 16:52 WIB
Penulis: Nabil Syarifudin Al Faruq
Skema Pendanaan Danamas/danamas.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan penyedia layanan pinjaman peer-to-peer (P2P) lending alias pinjaman online (pinjol) PT Pasar Dana Pinjaman (Danamas) menyalurkan pembiayaan sebesar Rp61,5 miliar hingga September 2022 kepada para pelaku industri perikanan dalam ekosistem startup eFishery.

“Danamas mencatat jumlah pembudi daya ikan air tawar yang telah diberikan bantuan akses permodalan sudah meningkat sebanyak sebesar 85 persen atau setara dengan 1.861 individu,” ujar CEO Danamas Joyce Andries setelah dikonfirmasi Bisnis, Selasa (20/12/2022).

Joyce menyampaikan bahwa sektor perikanan merupakan industri yang layak mendapatkan dukungan. Menurutnya, melalui kolaborasi eFishery dan Danamas, para pembudi daya ikan air tawar ini dapat pinjaman untuk pakan, informasi perawatan untuk ikannya, termasuk akses hasil panen yang berkualitas dengan harga terbaik di pasar.

Dia mengatakan, skema kolaborasi antara Danamas dan eFishery ini melalui program Kasih Bayar Nanti (Kabayan). Pinjaman yang ditawarkan mulai dari Rp20 juta–Rp1 miliar dengan penggunaan pembelian pakan dan perawatan ikan yang disediakan oleh eFishery.

“Sejumlah kemudahan yang bisa didapatkan oleh pelaku industri perikanan ini adalah proses persetujuan dan validasi yang sangat singkat dalam waktu sehari dan tenor pelunasan setelah panen ikan dalam jangka waktu 1 hingga 6 bulan,” ujar Joyce.

Dia mengatakan, per Oktober 2022 Danamas telah menjangkau 330.000 lender alias pemilik modal. Sedangkan jumlah peminjam atau borrower terdaftar serta lebih dari 24 juta akun sejak didirikan.

“Total yang yang sudah dicairkan ke berbagai kalangan turut mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan, yaitu sebesar 83 persen atau senilai Rp10,5 triliun per Oktober 2022 dibandingkan periode 2021,” ujarnya.

Seiring dengan capaian tersebut, Danamas juga terus aktif dalam melihat peluang yang ada dan berencana untuk melakukan diversifikasi melalui penyediaan beragam layanan permodalan baru dan bermanfaat untuk nasabahanya pada 2023.

“Dengan begitu misi perusahaan untuk menjadi produktif serta kompetitif akan segera tercapai. Misi memajukan akses permodalan ini juga merefleksikan upaya Danamas dalam mewujudkan keuntungan bagi seluruh pemegang sahamnya,” ujar Joyce.

Sedangkan tingkat keberhasilan pengembalian pinjaman setelah 90 hari jatuh tempo (TKB90), Danamas dalam laman websitenya yang diakses pada Selasa (20/12/2022) melaporkan sebesar 96,38 persen atau dengan kata lain kredit macet di atas 90 hari yang ditanggung Danamas mencapai 3,62 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

  1. 1
  2. 2
Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini