Moncer! Outstanding Paylater Tembus Rp25,5 Triliun per Februari 2023

Bisnis.com,14 Apr 2023, 15:09 WIB
Penulis: Rika Anggraeni
Ilustrasi sistem pembayaran dengan metode Paylater/Freepik

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pefindo Biro Kredit IdScore mencatat outstanding bisnis yang mengadopsi sistem buy now pay later (BNPL) atau lebih dikenal dengan paylater mencapai Rp25,51 triliun per Februari 2023.

Direktur Utama Pefindo Biro Kredit Yohanes Arts Abimanyu mengatakan melonjaknya pertumbuhan paylater disinyalir dapat mendorong pertumbuhan konsumsi.

"Pertumbuhan BNPL atau paylater per Februari 2023 meningkat 2,87 kali dibanding tahun lalu," kata Yohanes kepada Bisnis, Jumat (14/4/2023).

Yohanes menjelaskan bahwa peningkatan outstanding BNPL yang hampir mencapai tiga kali lipat itu sejalan dengan transaksi e-commerce di tahun 2022 sebesar 18,78 persen.

Setali tiga uang, Yohanes mencatat jumlah debitur BNPL juga meningkat 1,47 kali per Februari 2013 dibanding tahun sebelumnya. Sampai dengan Februari 2023, jumlah debitur meningkat 0,83 persen.

"Melonjaknya penggunaan paylater menunjukkan semakin meningkatkan kebutuhan masyarakat akan fasilitas perkreditan dan hal ini akan mendorong pertumbuhan konsumsi," tuturnya.

Seiring dengan hal itu, Pefindo memproyeksikan tren paylater sepanjang 2023 masih akan tumbuh positif.

"Tren paylater selama tahun 2023 masih positif hingga saat ini dan ke depannya," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Feni Freycinetia Fitriani
Terkini