Kecelakaan Mudik Lebaran 2023 Turun, Ini Buktinya

Bisnis.com,26 Apr 2023, 11:45 WIB
Penulis: Rika Anggraeni
Ilustrasi kecelakaan/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan asuransi yang bergerak di bidang sosial, PT Jasa Raharja (Persero) menyampaikan bahwa terjadi penurunan korban kecelakaan selama operasi ketupat, terhitung sejak 18—25 April 2023.

Berdasarkan laporan sementara terkait data pemberian Santunan Jasa Raharja selama operasi ketupat, jumlah kecelakaan berdasarkan laporan polisi turun 34,41 persen.

Direktur Utama Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono merincikan jumlah kecelakaan turun dari 2.920 kejadian pada 2022 menjadi 1.915 kejadian pada 2023.

“Sementara itu, jumlah korban kecelakaan total turun 36,9 persen dari 5.639 orang pada 2022 menjadi 3.553 orang pada 2023,” kata Rivan kepada Bisnis, Rabu (26/4/2023).

Selanjutnya, jumlah korban meninggal dunia terjamin turun 62,5 persen menjadi 316 orang pada 2023 dari tahun sebelumnya mencapai 823 orang.

Kemudian, jumlah korban luka-luka terjamin juga turun menjadi 2.983 orang pada 2023 atau menyusut 32,34 persen dari tahun lalu mencapai 3.759 orang.

Lebih lanjut, Rivan menyatakan bahwa pihaknya sudah menyalurkan santunan kepada para korban kecelakaan.

“Kami pasti sudah menyalurkan santunan ke korban. Santunan korban meninggal enggak lebih 24 jam dan jaminan rumah sakit langsung otomatis [disalurkan],” ungkapnya.

Rivan menjelaskan saat pihak kepolisian menyatakan korban mengalami kecelakaan, maka Jasa Raharja dengan sigap memberikan santunan tersebut.

“Kami bukan asuransi tapi lebih mirip jaminan sosial jadi lebih cepat pelayanannya. Begitu dinyatakan bentuk kecelakaan oleh kepolisian, maka dalam hitungan menit langsung dikeluarkan santunannya,” jelasnya.

Sementara itu, untuk data santunan akan dikeluarkan Jasa Raharja setelah operasi ketupat selesai.

“Untuk besarannya [santunan] nanti setelah H+7 saja, ya, setelah operasi ketupat,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Muhammad Khadafi
Terkini