BSI (BRIS) Catat Pengguna BSI Mobile Tembus 5,18 Juta Sepanjang Kuartal I/2023

Bisnis.com,28 Apr 2023, 07:44 WIB
Penulis: Alifian Asmaaysi
Nasabah bertransaksi di salah satu pusat anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Syariah Indonesia di Jakarta, Senin (9/1/2022). /Bisnis-Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) mencatat total pengguna aplikasi BSI Mobile hingga Maret 2023 tumbuh 37 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), yakni mencapai Rp5,18 juta pengguna.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi menjelaskan, pihaknya optimis transaksi mobile banking akan terus melonjak seiring dengan meningkatnya potensi market.

"Kami optimis bahwa peluang ekonomi syariah menjadi market leader sangat besar, ditambah potensi market yang mulai melihat bahwa perbankan syariah kompetitif, resilience terhadap goncangan dan juga didukung digitalisasi yang semakin memudahkan masyarakat berinteraksi dengan bank syariah,” ujar Hery dalam paparan kinerja kuartal I/2023, Kamis (27/4/2023).

Sejalan dengan peningkatan transaksi digital tersebut, manajemen BSI mencatatkan adanya peningkatan pendapatan berbasis komisi (fee based income) mencapai Rp64 miliar atau tumbuh 5 persen secara tahunan. 

Senada, Direktur Teknologi BSI Achmad Syafii menjelaskan bahwa sepanjang kuartal I/2023, jumlah transaksi kumulatif penggunaan BSI Mobile mencapai 86,4 juta atau tumbuh 57 persen secara tahunan.

"Ke depan kami terus menyempurnakan BSI Mobile untuk memberikan layanan kemudahan kepada nasabah dalam melakukan transaksi baik finansial, spiritual, dan lifestyle," jelasnya.

Di samping itu, dalam waktu dekat, BSI juga tengah menjajaki kerjasama dengan sejumlah stakeholders guna mendorong instrumen keuangan syariah mampu diadopsi dan dielaborasi dengan lembaga keuangan lainnya. 

Adapun, terkait target dan strategi perusahaan di tahun ini, BSI akan tetap fokus pada lini bisnis yang terbukti memberikan dampak positif di antaranya konsumer, wholesale, dan UMKM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Muhammad Khadafi
Terkini