Underwriting jadi Faktor Kunci Masyarakat dapat Asuransi yang Tepat

Bisnis.com,19 Mei 2023, 04:17 WIB
Penulis: Hafiyyan
Ketua PERUJI yang juga menjabat sebagai Head of Division - Life Reinsurance Underwriting, Client Management & Business Development Indonesia Re, Radix Yunanto menyampaikan salah satu kunci penting dalam perusahaan asuransi jiwa adalah proses underwriting agar masyarakat mendapatkan premi yang tepat.

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu kunci penting dalam perusahaan asuransi jiwa adalah proses underwriting. Underwriting dilakukan untuk menilai risiko yang dapat diterima oleh perusahaan asuransi dan menentukan berapa banyak premi yang harus dibayarkan pemegang polis setiap periodenya.

Ketua Perkumpulan Underwriter Jiwa Indonesia (PERUJI) yang juga menjabat sebagai Head of Division - Life Reinsurance Underwriting, Client Management & Business Development PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) (Indonesia Re), Radix Yunanto mengungkapkan bahwa asuransi merupakan salah satu pilar ekonomi yang memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, perlu kolaborasi dan semangat yang sama antara pelaku asuransi di Indonesia untuk menumbuhkan kembali industri ini. Salah satu kunci penting dalam perusahaan asuransi jiwa adalah proses underwriting. 

“Melalui proses underwriting yang baik dan benar, masyarakat akan mendapatkan produk asuransi yang tepat dengan beban premi yang sesuai dengan risiko yang dimiliki. Sehingga tercipta keadilan dalam pembebanan premi bagi perusahaan asuransi dan juga nasabah. Hal ini tentunya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi dan dapat menumbuhkan kembali industri ini ke arah positif," jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (18/5/2023).

Underwriting merupakan salah satu proses yang sangat penting dalam asuransi. Underwriting dilakukan untuk menilai risiko yang dapat diterima oleh perusahaan asuransi dan menentukan berapa banyak premi yang harus dibayarkan pemegang polis setiap periodenya.

PERUJI sebagai Perkumpulan Underwriter Jiwa Indonesia memiliki komitmen untuk berperan dalam peningkatan bisnis asuransi jiwa guna mencapai pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

Data OJK menunjukkan bahwa tingkat penetrasi asuransi di Indonesia pada 2021 baru mencapai 3,18 persen, yang terdiri dari penetrasi asuransi sosial 1,45 persen, asuransi jiwa 1,19 persen, asuransi umum 0,47 persen, dan sisanya asuransi wajib.

Hal ini sejalan dengan hasil Survey Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022, yang menunjukkan tingkat inklusi asuransi mengalami peningkatan kurang signifikan dari 13,15 persen di tahun 2019 menjadi 16,63 persen di tahun 2022. Kurang pesatnya pertumbuhan sektor asuransi dapat disebabkan oleh rendahnya penggunaan dan kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi.

Permasalahan yang sering muncul di sektor asuransi berupa proses klaim yang sulit, premi yang tidak terjangkau oleh seluruh kalangan, kurangnya akses masyarakat untuk mendapatkan produk asuransi dan potensi gagal bayar. 

Kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi pelaku industri asuransi agar dapat mengubah kondisi sulit di masa transisi paska pandemi menjadi sebuah peluang untuk tumbuh kembali. Indikator potensi industri asuransi  bisa kembali tumbuh dapat terlihat dari peningkatan literasi sektor asuransi yang menurut hasil SNLIK tahun 2022 mengalami peningkatan signifikan dari sebesar 19,40 persen di tahun 2019 menjadi 31,72 persen di tahun 2022.

WHO belum lama ini menyatakan bahwa pandemi telah usai, dengan kondisi tersebut banyak perubahan dan tantangan yang harus dihadapi saat ini, terutama di industri asuransi. Underwriting sebagai unit terdepan perusahaan asuransi dalam mengelola risiko harus memiliki bekal yang cukup dan relevan terhadap tuntutan masa setelah pandemi.

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme, pengetahuan dan keterampilan Underwriter, PERUJI memfasilitasi Indonesia Underwriting Summit (IUS) ke-4 di Solo pada 16-17 Mei 2023. Seminar ini diikuti oleh 146 peserta yang berprofesi sebagai underwriter jiwa, tim produk, penilai klaim serta praktisi bidang terkait lainnya dari perusahaan asuransi jiwa dan reasuransi. Mengusung tema utama “Underwriting: Beyond Pandemic”, seminar pada perhelatan IUS 2023 membahas topik-topik yang relevan dengan situasi saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Hafiyyan
Terkini